Anak Susah Makan? Jangan Khawatir, Pancing dengan Cara Alternatif Ini

Jamu cekok banyak dikenal masyarakat sebagai jamu yang diberikan pada anak-anak untuk menambah nafsu makan.

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Jamu Cekok Kerkop 

"Sudah terbukti anak jadi doyan makan, udah coba sebelumnya, dan lebih manjur dari obat lain," ungkapnya.

"Ini anak saya usia 3 tahun kurang 3 bulan memang sering saya bawa ke sini, sudah langganan," lanjutnya.

Jamu Cekok Kerkop memang sudah melegenda.

Kini usaha jamu yang sudah ada sejak tahun 1875 ini dikelola oleh generasi kelima.

"Sekarang sudah masuk generasi kelima," ujar Joni Wijanarko (52) putra dari Zaelali (85).

"Pertama dulu Eyang Kerto Wiryo Raharjo, lalu Karso Wijoyo, Abdul Rosjid, dan sekarang bapak saya (Zaelali) bersama saya," urainya.

Bahan jamu cekok ini terdiri dari berbagai empon-empon (tanaman obat) seperti kunir, temu ireng, temugiring, temulawak, hingga daun pepaya.

Kebersihan dan kualitas bahan pun masih terus dijaga dan dipertahankan hingga kini.

Dengan kualitas terjaga, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp 4.000 untuk jamu cekok anak dan Rp 5.000 untuk jamu orang dewasa.

"Pemilihan bahan, pengolahan, dan kebersihan masih terus dijaga. Meskipun ada alat modern tapi kami tetap pakai lumpang untuk menumbuk bahannya," jelas Joni yang membuka kedai dari pukul 06.00 pagi hingga 19.30 malam ini.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved