Warga Sleman Suspect Difteri Telah Pulang dari RSUP Dr Sardjito

Pasien yang saat ini masih diisolasi di RSUP Dr Sardjito merupakan pelajar asal Bantul yang berusia 16 tahun.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: oda
tribunjogja/noristera pawestri
Dokter dan Humas RSUP Dr Sardjito memberikan keterangan pasien suspect difteri, Selasa (12/12/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito menerima dua pasien suspect difteri.

Dua pasien tersebut merupakan warga Bantul dan Sleman.

Pasien yang saat ini masih diisolasi di RSUP Dr Sardjito merupakan pelajar asal Bantul yang berusia 16 tahun.

Sementara itu pasien suspect difteri yang merupakan warga Sleman yang berusia 20 tahun ini telah dipulangkan dari RSUP Dr Sardjito.

Anggota Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSUP Dr Sardjito, dr Ida Safitri Laksanawati SpAK mengatakan, pasien warga Sleman kondisinya sudah membaik meski hasil laboratorium masih belum dikeluarkan oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya.

"Bisa dikatakan dia (pasien warga Sleman) tidak terkonfirmasi sebagai difteri dan keadaan sudah membaik," paparnya kepada awak media, Selasa (12/12/2017).

Ida Safitri menambahkan, syarat menduga difteri harus ada sample gambaran selaput pada tenggorokannya.

Karena ini paling penting untuk membedakan mana yang terkena difteri dan mana yang bukan.

Sedangkan pasien asal Bantul yang masih diisolasi di RSUP Dr Sardjito saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan uji laboratorium dan spesimen.

Hasil pemeriksaan pasien asal Bantul tersebut dibawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya, laboratorium yang ditunjuk untuk kasus difteri.

"Jadi kami menunggu saja hasilnya. Sampai hari ini belum tau hasilnya karena spesimen baru dikirim kemaren." Imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved