Rakernas Peradi Dimulai Hari ini, Sultan Ingin Tema Rakernas Direalisasikan
Terkait tema yang diusung Peradi dalam rakernas tersebut, Sultan mengaharapkan agar tema itu dapat direalisasikan dalam perkehidupan masyarakat.
Penulis: rid | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 Perhimpunan Advocat Indonesia (Peradi) telah resmi dibuka hari ini, Senin (11/12/2017) oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Adapun pembukaan rakernas dengan tema 'Peradi sebagai Organ Negara Menjunjung Tinggi Rasa Kebangsaan demi Terciptanya Penegakan Hukum yang Adil' mengambil tempat di Pagelaran Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Terkait tema yang diusung Peradi dalam rakernas tersebut, Sultan mengaharapkan agar tema itu dapat direalisasikan dalam perkehidupan masyarakat.
Dalam pembukaan rakernas, Sultan juga diberi suatu hal yang istimewa yaitu pengangkatannya menjadi anggota kehormatan Peradi.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutannya di hadapan ratusan anggota Peradi dan tamu undangan mengatakan, bahwa dirinya mengapresiasi pengangkatan dirinya sebagai anggota kehormatan Peradi.
Selain itu, dengan diangkatnya tema kebangsaan dalam rakernas ini semakin meningkatkan kepercayaannya terhadap Peradi.
"Semoga saya bisa laksanakan amanat dari Peradi dengan mengangkat saya jadi anggota kehormatan ini. Dengan digelarnya rakernas ini juga menumbuhkan rasa kepercayaan saya pada Peradi," katanya.
Baca: Sri Sultan HB X Didaulat Jadi Anggota Kehormatan Peradi
Lanjutnya, mengenai tema yang diusung Peradi dalam rakernas ke-3 ini ini Ngarso Dalem mengharapkan Peradi agar merealisasikan tema tersebut dan tidak hanya berhenti untuk kepentingan tema rakernas semata.
Hal tersebut dirasanya penting guna terciptanya penegakan hukum yang adil bagi semua masyarakat.
"Karenanya, lebih penting bagaimana agar tema itu tidak berhenti pada wacana atau retorika belaka. Tapi benar-benar harus menjadi political will Peradi dengan membumikannya dalam program aksi yang gaung dan getarannya terasakan oleh rakyat," jelasnya.
Ditambahkan Sultan, dengan diadakannya pula dialog kebangsaan dengan tema menilik paham kebangsaan dan keberpihakan pada rakyat miskin nantinya diharap menghasilkan langkah guna merealisasikan tema tersebut agar berfungsi dan bermanfaat bagi rakyat Indonesia.
"Saya juga mengajak pihak terkait untuk bersatu-padu mencari jalan terbaik dalam upaya merealisasikan tema yang diusung menjadi aksi nyata bersama," tandasnya.
Baca: MK Tolak Gugatan UU Keistimewaan DIY yang Diajukan oleh Seorang Advokat Asal Jatim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rakernas-ke-3-peradi_20171211_192725.jpg)