Rumah Data Kependudukan di Sleman Diresmikan
Adanya Rumah Data Kependudukan ini, diharapkan update data bisa dimanfaatkan lintas sektor.
Penulis: app | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY meresmikan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB Padukuhan Malangrejo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Senin (27/11/2017).
Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Bambang Marsudi menjelaskan saat ini total telah ada tiga Rumah Data Kependudukan di DIY.
Adanya Rumah Data Kependudukan ini, diharapkan update data bisa dimanfaatkan lintas sektor.
"Melibatkan pimpinan daerah dengan harapan update dan pemanfaatannya tidak hanya untuk BKKBN tapi lintas sektor, berperan mengentaskan pembangunan secara utuh," ujarnya.
"Misal ada keluarga rumah tak layak huni, ataupun belum punya jamban keluarga," timpalnya.
Bambang pun menjelaskan Rumah Data Kependudukan ini tidak hanya berfokus pada data-data saja nnmun juga berisi informasi situasi di wilayah tersebut.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, saat ini telah ada 78 Kampung KB di DIY. Kampung KB merupakan miniatur pembangunan terpadu yang seluruh sektor bisa berpartisipasi di Kampung KB ini.
Serta menggugah masyarakat di Kampung KB lebih menggiatkan kegotong royongan.
"Sasaran Kampung KB, merupakan kampung yang sebetulnya capaian program bidang kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga masih rendah. Terutama peserta KB aktif," terangnya.
Bambang berharap Kampung KB dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kampung tersebut dapat mengejar ketertinggalan dari daerah lain melalui program-program yang ada. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kampung-kb_20171127_130746.jpg)