Semburan Abu Vulkanik Gunung Agung Capai Puluhan Kilometer, Langit Pun Gelap

Tebalnya abu vulkanik menutupi sinar matahari, sehingga menyebabkan langit terlihat lebih gelap dari biasanya.

Semburan Abu Vulkanik Gunung Agung Capai Puluhan Kilometer, Langit Pun Gelap
Kompas.com/ Robinson Gamar
Letusan Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, terus membesar, Minggu (26/11/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KARANGASEM - Letusan Gunung Agung terus mengeluarkan abu vulkanik.

Pantauan Minggu (25/11/2017), semburan abu telah mencapai puluhan kilometer, meliputi wilayah Karangasem dan Kabupaten Klungkung.

Tebalnya abu vulkanik menutupi sinar matahari, sehingga menyebabkan langit terlihat lebih gelap dari biasanya.

Hujan abu vulkanik sesungguhnya mulai turun sejak letusan pertama pada Selasa (21/11/2017) lalu.

Desa-desa di sekitar gunung dalam rentang waktu beberapa hari terakhir terus diguyur hujan abu.

Karena itu, petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menghimbau agar warga dalam beraktivitas tetap menggunakan masker.

Bahkan dalam kondisi tertentu, warga diminta tetap berada dalam rumah.

"Kalau abunya sudah sangat tebal sebaiknya tetap berada dalam rumah," kata Kasubid Mitigasi PVMBG I Gede Suantika.

Baca: Gunung Agung Kembali Erupsi, Kali Ini Disertai Sinar Api dari Lava

Sementara itu, sejauh ini Gunung Agung belum mengeluarkan awan panas. Status Gunung Agung masih berada pada level III (siaga).

PVMBG terus melakukan pemantauan dan analisis aktivitas vulkanik.

Rekomendasi juga tetap, yaitu agar tidak melakukan aktivitas apapun di dalam radius 6 kilometer ditambah perluasan sektoral sejauh 7.5 kilometer ke arah utara-timurlaut, tenggara dan selatan-baratdaya.

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved