Infrastruktur untuk Difabel di UGM Perlu Dibenahi
Salah satu bentuk upaya UGM yang dirasa baik adalah mengakomodasi para penyandang difabel dalam ujian masuk universitas.
Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Peduli Difabel menyelenggarakan Seminar Harmoni Inklusi bertajuk Difaphoria, pada akhir pekan kemarin.
Seminar yang menghadirkan beberapa narasumber berkompeten di bidang difabel tersebut juga dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-68 UGM.
Dalam talk show dengan tema Aksesibilitas Menuju Kampus Inklusi di Grhas Sabha kemarin, mengundang Tio Tegar Wicaksono, mahasiswa dari Fakultas Hukum UGM.
Dalam kesempatan itu, Tio yang menyandang difabel banyak bercerita tentang pengalamannya selama menjalani studi di UGM.
"Komitmen UGM dalam mewujudkan kampus inklusif sudah baik meski masih ada beberapa kekurangan," ujarnya.
Salah satu bentuk upaya UGM yang dirasa baik adalah mengakomodasi para penyandang difabel dalam ujian masuk universitas.
Tio menceritakan, para peserta ujian diminta mengisi form khusus untuk selanjutnya didampingi saat mengerjakan ujian.
Baca: Belum Semua Fasilitas Publik di DIY Ramah Difabel
Dalam proses perkuliahan, saat ujian semester fakultas memfasilitasi dan memperkenankan Tio untuk mendapat serta mengerjakan soal dalam bentuk softfile.
Menurut Tio, penyandang difabel tertentu akan lebih sulit mengerjakan soal dengan menggunakan paper base test.
Sementara poin yang menurutnya kurang dan harus dibenahi oleh pihak UGM adalah terkait infrastruktur yang ada di kampus tersebut.
Ia mencontohkan kurangnya infrastruktur ramp, atau bidang miring yang di pasang sebagai pengganti tangga untuk memudahkan pengguna kursi roda.
Ia mengatakan ramp yang kerap dijumpai hanya sampai lantai satu saja, sementara itu untuk menaiki lantai-lantai berikutnya tidak disediakan ramp dan lift.
Selain itu Tio juga memberi contoh lainnya terkait marka jalan khusus bagi penyandang difabel.
Menurutnya, kerap dijumpai marka jalan khusus yang tidak tepat seperti terhadang oleh pohon yang tentu menyulitkan penyandang difabel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/logo-ugm_20161110_211527.jpg)