Puluhan Miniatur Kereta Api Dikoleksi Pria Ini

Mengumpulkan, merangkai, menata, hingga merawat benda koleksi menjadi hal menyenangkan yang dilakukan oleh Kunto Wibisono.

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Koleksi Miniatur Kereta Kunto Wibisono 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Kesabaran dan ketekunan rupanya juga dibutuhkan tak hanya saat melakukan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari.

Dalam melakukan hal yang disukai, sabar dan tekun dapat menjadi buah manis.

Kepuasan pun juga didapat dari usaha tersebut.

Mengumpulkan, merangkai, menata, hingga merawat benda koleksi menjadi hal menyenangkan yang dilakukan oleh Kunto Wibisono.

Miniatur kereta api merupakan benda yang digandrungi oleh ayah dua orang anak ini sejak 2007 silam.

Pria yang akrab disapa Kunto ini sudah jatuh hati dengan kereta api sejak ia masih kecil.

Lahir dan besar di daerah Lempuyangan, Kunto kecil sering melihat ular besi tersebut lalu-lalang di rel yang tak jauh dari rumahnya.

Kini, Kunto telah mengoleksi miniatur lokomotif dan gerbong lengkap dengan rel juga segala properti pendukungnya.

Kunto pun mengajak Tribunjogja.com menengok koleksi miniatur kereta yang ia miliki.

Berada di lantai dua rumahnya, ada satu ruangan khusus yang tak begitu besar berisi koleksi uniknya ini.

Siapa sangka, ruangan tersebut dipenuhi dengan jalur kereta api yang juga mini disertai properti lain yang sama mungilnya.

Semuanya telah ditata dengan apik oleh Kunto sehingga menyerupai kondisi aslinya.

“Untuk rel dipasang bertahap, setiap sekian meter harus ada sambungan kabel jadi harus bertahap,” jelas Kunto sembari menyalakan controler untuk menjalankan satu dari miniatur kereta miliknya.

Ya, seluruh kereta yang ia miliki bisa dijalankan di lintasan yang ia susun.

“Pertama kali beli nggak ada rel yang langsung panjang. Hanya per batang, panjangnya sekian inci. Kalau sekarang ada yang panjang dan bisa dibentuk. Kalo dulu rel lengkung harus cari yang lengkung. Kalo sekarang enggak dibentuk sendiri bisa,” urainya.

Sebuah lokomotif mungil berwarna hijau muda kombinasi biru pun bejalan dengan mulus di atas rel.

Melewati berbagai setting sebuah stasiun, jembatan, hingga pedesaan layaknya wujud aslinya.

“Ini termasuk yang paling dicari. Demonstrator loko General Electric sebelum dijual ke perusahaan penyedia jasa kereta. Demonstrator 2010 yang dijalankan ini termasuk satu yang langka,” tutur Kunto.

Total koleksi lokomotif yang Kunto miliki berjumlah sekitar 50an koleksi.

“Koleksi loko US lebih banyak, sekitar 35an lokomotif,” terangnya.

“Kalau yang Eropa hanya 20an, harganya cukup tinggi. Saya seneng US karena bentuknya kekar. Kalau Eropa monoton, kecil-kecil juga bentuknya. Tapi itu kembali ke selera masing-masing,” papar Kunto yang berprofesi sebagai dosen ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved