Berbahan Knalpot Motor, Siswa MAN 1 Yogyakarta Kembangkan Pembangkit Listrik Mandiri

Pengemudi motor tak perlu khawatir lagi kehabisan baterai ponsel, lantaran alat tersebut dapat berfungsi layaknya power bank.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Istimewa
Siswa MAN 1 Yogyakarta (jas biru, batik, berseragam putih) sabet juara dua atas penelitian mereka yang mengembangkan pembangkit listrik dari knalpot motor. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga orang siswa MAN 1 Yogyakarta kembangkan pembangkit listrik mandiri dari tenaga panas knalpot motor.

Dari temuan tersebut, pengemudi motor tak perlu khawatir lagi kehabisan baterai ponsel, lantaran alat tersebut dapat berfungsi layaknya power bank.

Penemuan tersebut dilombakan di Olimpiade Kimia Indonesia(OKI) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Islam Indonesia (UII) dan berhasil menyabet juara 2.

Adalah tiga siswa MAN 1 yakni Rahmat M Hasan, Enrico Maricar, dan Arya Daffa, yang mengajukan penelitian tentang pemanfaatan limbah styrofoam dan thermo electric cooler pada knalpot motor untuk alternatif pembangkit listrik mandiri.

Penilitian yang dilakukan ini merupakan tindaklanjut dari hasil pengamatan kehidupan sehari-hari.

Mereka memilih styrofoam yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk berbagi keperluan seperti kemasan, bahan kerajinan, dekorasi, bahan bangunan, dan sebagainya.

Jika penggunaan styrofoam tidak diimbangi dengan pengelolaan limbahnya yang baik, maka akan timbul pencemaran lingkungan.

Enrico Maricar, siswa kelas 10 mengatakan, penggunaan ponsel banyak dilakukan oleh sopir ojek online.

Mereka banyak yang kehilangan daya baterai dan harus pulang ke rumah untuk mengisinya, bila tak memiliki power bank.

Hal tersebut yang kemudian mendorong tiga siswa tersebut untuk memberi solusi agar kebutuhan tenaga listrik terpenuhi.

Yakni memanfaatkan styrofoam dan panas knalpot untuk menghasilkan listrik.

Secara sederhana Enrico menjelaskan, panas dari knalpot disalurkan ke seng dan thermo electric cooler.

Agar panas dapat mengendap maka digunakanlah styrofoam.

Panas dihasilkan dari proses itu, sementara dingin dikeluarkan dari headsing. Ketika panas dan dingin menyatu maka menghasilkan listrik.

"Alat ini bisa dibuat sendiri karena simpel. Jadi pengemudi dapat menghasilkan tenaga mandiri dari knalpot. Dengan alat ini kita bisa manfaatkan suhu panas knalpot motor dan styrofoam sebagai pengganti power bank," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved