Peringati Hari Anak Internasional, Anak Pendoworejo Pentas Kesenian Tradisional

Kebutuhan edukasi anak tidak hanya tanggung jawab sekolah melainkan juga membutuhkan peran orangtua dalam membimbing karakter anak yang lebih baik.

Tayang:
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJGJA.COM / Singgih Wahyu
Anak TK menampilkan pentas seni dalam pagelaran bertajuk 'Saya Anak Indonesia, Saya Gembira' digelar di Balai Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo, Minggu (19/11/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO -  Pagelaran bertajuk 'Saya Anak Indonesia, Saya Gembira' digelar di Balai Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo, Minggu (19/11/2017).

Acara ini digelar oleh Yayasan Gugah Nurani INdonesia (GNI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk memperingati Hari Anak Internasional (20 November).

Puluhan anak dari bangku taman kanak-kanak (TK) dan sekokah dasar (SD) mementaskan sejumlah seni pertunjukan seperti senam angguk, tari kuda lumping, tari kungkong, tari perang-perangan, hingga tari tongkat.

Kepala Gugus Sekolah Girimulyo, Yudi Kurniawan mengapresiasi acara tersebut karena menggugah anak-anak dalam berekspresi seni yang dimilikinya.

Ia menilai, anak-anak saat ini begitu terpengaruh modernitas dan perkembangan teknologi informasi seperti internet.

"Ini membuat anak-anak lebih memprioritaskan gadget dibanging pendidikan di sekolah ataupun kebersamaan dengan keluarga di rumah," kata Yudi.

Acara itu diharapkan bisa menjadi inspirasi keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam memperhatikan edukasi anak.

Kebutuhan edukasi anak tidak hanya tanggung jawab sekolah melainkan juga membutuhkan peran orangtua dalam membimbing karakter anak yang lebih baik.

"Waktu anak di rumah lebih banyak dibandingkan berada di sekolah," katanya.

Asisten Manajer Yayasan GNI, Ari Purnomo mengatakan, GNI adalah yayasan pemerhati edukasi anak yang sudah dibentuk sejak enam tahun lalu.

Dipilihnya Pendoworejo menjadi sasaran kegiatan karena latar kondisi masih kurangnya perhatian orangtua terhadap pendidikan anaknya.

Ini juga dipengaruhi oleh geografisnya yang berupa perbukitan sehingga akses pendidikan cenderung terkendala.

"GNI membantu pendidikan di Pendoworejo menjadi lebih baik," kata dia.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved