Komunitas Ini Sebarkan Semangat Cinta Berkebun
Jogbun menyebarkan semangat cinta berkebun, terutama untuk memanfaatkan lahan tidak produktif agar mendapat nilai lebih.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ada banyak cara untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Melakukan hal yang disukai untuk menyegarkan kembali pikiran di akhir pekan atau di sela kesibukan sehari-hari pun dilakukan oleh masyarakat zaman sekarang.
Satu dari kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan berkebun.
Seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang tergabung dalam komunitas Jogja Berkebun (Jogbun).
Komunitas ini merupakan jejaring dari Indonesia Berkebun, sebuah gerakan yang diinisiasi oleh seorang arsitek yang kini menjadi Walikota Bandung, yakni Ridwan Kamil pada 2011 silam.
Gerakan dan kegiatan sosial komunitas ini pun juga telah merambah berbagai kota di seluruh Indonesia termasuk Yogyakarta.
Anjela Putri Ratnaningrum, koordinator Jogbun mengatakan, tak hanya sekadar untuk melepas penat saja, Jogbun juga menyebarkan semangat cinta berkebun, terutama untuk memanfaatkan lahan tidak produktif agar mendapat nilai lebih.
"Jogbun sudah ada tidak lama setelah Indonesia Berkebun lahir," jelas Anjela kepada Tribunjogja.com, Jumat (10/11/2017).
Jogbun memiliki beberapa kegiatan yang sudah menjadi program rutin mereka.
"Ada Halo Kebun, Jogbun Ngebun, ada Jogbun Jalan-jalan juga. Kegiatan-kegiatan kami sifatnya juga mengedukasi soal pentingnya berkebun. Kaitannya dengan lingkungan, memanfaatkan lahan tidak produktif agar bisa menghasilkan nilai lebih," jelas alumnus Pertanian UGM ini.
Jogbun Ngebun pun biasa dilakukan rutin setiap hari Minggu.
"Kami punya kebun di Jalan Kaliurang km 7,8 gang kopen 2 no 15. Kami menanam tanaman-tanaman edible seperti sayuran, bunga telang, kangkung, bayem, dan terong," jelas gadis berkacamata ini.
Anjela juga menambahkan, saat ini ada kurang lebih 30an anggota Jogbun.
"Anggota baru kami ada 20an, ditambah anggota lama ada 10an orang yang masih aktif," tutur Anjela yang bergabung dengan Jogbun sejak 2014 silam.
"Banyak yang ingin bergabung dengan Jogbun. Kebanyakan memang orang-orang yang hobi menanam dan ingin tahu soal menanam di kebun," sambungnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jogbun_20171110_185518.jpg)