'Bang Udin PSIM', Tukang Urut Legendaris Yogyakarta
Menurut Huda, ayahnya telah menekuni profesi sebagai tukang urut sejak tahun 1980an dan berenti praktik sakit pada tahun 2009.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: oda
Setidaknya dalam sehari Huda mengaku dapat menerima hingga 80 pasien.
"Buka jam 12 siang sampai jam 3 sore, lalu untuk malam mulai jam 7 malam sampai jam 9. Gantian sama adik saya," ujar Huda. (*)
Meski jumlah pasien yang ditangani terbilang banyak, penanganan yang dilakukan oleh kedua putra Bang Udin ini terbilang cepat.
Sebagai gambaran, Huda mengaku hanya butuh 20 menit saja untuk menangani 30 pasien yang datang ke rumahnya.
Untuk tarif tiap sekali pijat, sejak jaman ayahnya hingga saat ini Huda mengaku tak pernah mematok tarif tertentu.
"Ya itu pesan bapak juga, pokonya menolong orang, nggak boleh pamrih," ujar Huda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/usaha-pijat-bang-udin1_20171029_200153.jpg)