Biksu Sasana Boddhi Tera Berharap Yogya Tetap Ramah dalam Nilai-nilai Keibadahan

Baik dalam hal kemasyarakatan maupun nilai-nilai keibadahan yang ada di kota Pelajar ini.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Doa lintas iman di Sasana Hinggil Dwiabab, Yogyakarta, Selasa (24/10/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Biksu Sasana Boddhi Tera berharap Yogyakarta tetap menjadi kota yang ramah.

Baik dalam hal kemasyarakatan maupun nilai-nilai keibadahan yang ada di kota Pelajar ini.

Hal itu disampaikan kepada Tribunjogja.com seusai acara doa Mangayubagyo yang bertempat di gedung Sasono Hinggil Dwi Abad Keraton, Yogyakarta, Selasa (24/10/2017).

Lebih lanjut ia berharap, digelarnya acara yang diikuti oleh sejumlah rohaniawan dari Forum Lintas Agama ini, dapat memberikan spirit yang kuat kepada Sri Sultan HB X dalam menjalankan roda pemerintahan di DIY.

"Supaya dapat memberikan spirit yang kuat kepada Sultan. Dapat membawa Yogya menjadi kota yang pluralis, religius dan berbudaya," ujarnya.

Biksu Sasana Boddhi Tera, di gedung Sasana Hinggil Dwi abad Kraton, Yogyakarta
Biksu Sasana Boddhi Tera, di gedung Sasana Hinggil Dwi abad Kraton, Yogyakarta (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

Ditambahkannya, Yogyakarta juga diharapkan sanggup tampil menjadi contoh bagi daerah lain, karena nilai keberagamannya.

"Pemerintahan yang sah kita dukung, sehingga mampu menjalankan apa yang menjadi program dan cita-cita masyarakat," harap Biksu.

Doa lintas iman di Sasana Hinggi Dwiabad, Yogyakarta, Selasa (24/10/2017)
Doa lintas iman di Sasana Hinggi Dwiabad, Yogyakarta, Selasa (24/10/2017) (Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali)

Acara ini ditutup dengan makan bersama dan menyanyikan lagu nasional "Padamu Negeri" karya R Kusbini. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved