LIPSUS TRIBUN JOGJA

Tarif Bedah Bumi Makam Tembus Rp3 Juta 

Beberapa makam yang dikelola oleh pemerintah saat ini sudah penuh, jika pun masih ada tempat, pasti sudah dipesan oleh sejumlah orang.

Tarif Bedah Bumi Makam Tembus Rp3 Juta 
TRIBUNJOGJA.COM | Hasan Sakri
PEMAKAMAN PENUH - Nisan-nisan berhimpitan penuh sesak di pemakaman umum Kintelan, Kota Yogyakarta, Rabu (18/10/2017). pemerintah Kota Yogyakarta berencana untuk membuka lahan baru untuk pemakaman umum di luar wilayah kota Yogyakarta guna memenuhi kebutuhan lahan untuk pemakaman umum. 

TRIBUNJOGJA.COM - Mencari lahan pemakaman di Kota Yogyakarta kian sulit lantaran terbatasnya lahan.

Beberapa makam yang dikelola oleh pemerintah saat ini sudah penuh, jika pun masih ada tempat, pasti sudah dipesan oleh sejumlah orang.

Meski begitu, warga bisa mendapatkan tanah makam ini dengan membayar biaya bedah bumi hingga jutaan rupiah.

Satu warga Mantrijeron, sebut saja Sri, mengaku pemakaman di makam milik Pemkot Yogyakarta, Sarilaya, Mantrijeron sudah cukup padat.

Hanya saja, kata dia, juru kunci makam bisa mencarikan lahan kosong untuk pemakaman.

“Memang sudah padat tempat pemakamannya. Namun, kadang bisa dicarikan (tempat) karena memang dibisniskan,” ujarnya saat ditemui Tribun Jogja, Jumat (20/10/2017).

Pemakaman di tempat pemakaman umum (TPU) Sarilaya ini berdasarkan pengamatan Tribun Jogja memang sudah cukup padat.

Terdapat beberapa makam yang kurang terawat. Makam tersebut berbatasan dengan makam Tawangsari yang diketahui milik kerabat keraton.

Sri mengatakan, tarif bedah bumi di kawasan TPU Sarilaya memang tergolong tinggi.

Letaknya yang berada di kawasan Kota diduga menjadi salah satu faktor juru kunci menarif biaya bedah bumi hingga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta.

Halaman
12
Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved