Peringati Hari Santri Nasional, Ponpes Nurul Ummah Putri Gelar Upacara

Adapun inspektur upacara peringatan hari santri nasional ini ialah Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono.

Tayang:
Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM/PRADITO RIDA
Upacara peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di halaman Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri Kota Gede. Nampak Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Tommy Wibisono hadir dan menjadi inspektur dalam upacara tersebut, Minggu (22/10/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan orang memadati halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ummah Putri Prenggan, Kota Gede, Yogyakarta.

Nampak dengan mengenakan baju koko, sarung, serta peci yang menutupi kepala para peserta yang didominasi oleh santri laki-laki ini berbaris rapi guna mengikuti upacara peringatan hari santri nasional, Minggu (22/10/2017).

Nampak pula para santriwati dengan mengenakan pakaian muslim turut berbaris rapi guna mengikuti upacara tersebut.

Adapun inspektur upacara peringatan hari santri nasional ini ialah Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono.

Teriknya sinar matahari pagi ini tidak menyurutkan semangat para peserta dalam mengikuti upacara peringatan tersebut.

Memasuki bagian pemberian amanat, Kapolresta mengatakan bahwa santri memiliki peranan dalam pembangunan bangsa.

Baca: Hari Santri Nasional 2017, Inilah 10 Meme Unik nan Kocak Kehidupan Ala Santri

Ia menilai, tak sedikit pula santri yang menjadi pemimpin di Indonesia.

Lanjutnya, guna meningkatkan peran santri dalam pembangunan Indonesia, ia mengimbau kepada para santri dan santriwati agar selalu giat dalam menimba ilmu dan tidak terpengaruh dengan hal negatif.

"Sesuai dengan tema hari santri nasional kali ini yaitu 'Santri Mandiri, NKRI Hebat', dan para santri ikut berperan dalam pembangunan Indonesia, saya harap para Santri menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh agar negara kita semakin hebat kedepannya," katanya.

"Para santri juga jangan terpengaruh ke arah negatif, apalagi memakai narkoba dan diharap mengisi kegiatan dengan hal positif yang membuat maju Indonesia," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama pula, Kapolresta membacakan amanat dari PBNU, dalam amanat yang dibacakannya ia mengatakan, selama ini para santri ikut berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

Para santri juga dihimbau untuk tidak terjerumus dalam isu radikalisme yang saat ini tengah marak di masyarakat Indonesia.

"Islam harus bersanding dengan paham kebangsaan, dan diharap para santri tidak terjerumus ke hal tidak baik serta sanggup mengatakan tidak pada kebatilan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved