Angkasa Pura Ingin Pemukiman Dikosongkan Selambatnya Oktober Ini

Secara prinsip, pihaknya ingin melaksanakan pembangunan bandara sesuai dengan target yang terlah ditetapkan.

Angkasa Pura Ingin Pemukiman Dikosongkan Selambatnya Oktober Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Warga Desa Glagah terdampak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) melakukan bedhol dusun, Sabtu (21/10/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Project Manager Pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) PT Angkasa Pura I, Sujiastono mengatakan, pihaknya dan pemerintah daerah bersinergi dalam upaya percepatan pembangunan bandara.

Satu di antaranya untuk urusan relokasi warga terdampak pembangunan.

Secara prinsip, pihaknya ingin melaksanakan pembangunan bandara sesuai dengan target yang terlah ditetapkan.

Yakni, beroperasi pada Maret 2019.

Namun begitu, tak dipungkirinya ada faktor lain yang memengaruhi prosesnya, semisal ada warga yang belum bisa pindah dari lahan bandara maupun masih menolak bandara.

"Ini akan kami pikirkan bersama. Kami ada cara teknis sesuai undang-undang, misalnya melakukan pendekatan kepada warga yang belum mau pindah supaya mereka bisa menerima. Karena, lahan ini kan sudah incraht sesuai IPL (izin penetapan lokasi) bandara," kata Sujiastono pada Tribunjogja.com seusai prosesi bedhol dusun warga terdampak bandara di Glagah, Sabtu (21/10/2017).

Ia mengatakan, konstruksi bandara akan segera dimulai pembangunannya sehingga pihaknya menginginkan proses pengosongan lahan pemukiman bisa diselesaikan pada Oktober ini juga.

Selanjutnya, pihaknya akan segera menyelesaikan land clearing.

"Pemutusan listrik di kawasan pemukiman akan dilakukan sambil jalan. Sebagian juga sudah diputus dan bangunannya dibongkar," kata Sujiastono.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved