Ancaman Longsor di Empat Dukuh di Bantul Perlu Diwaspadai

Setidaknya empat padukuhan menjadi wilayah paling rawan longsor di Jatimulyo yaitu Semuten, Tegalawas, Gayam dan Maladan.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jogja/ Usman Hadi
Ilustrasi longsor 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Meski curah hujan yang turun di musim pancaroba belum terlalu banyak namun beberapa wilayah di Bantul sudah diimbau untuk waspada dengan potensi bencana tanah longsor.

Wilayah Desa Jatimulyo, Dlingo, Bantul menjadi titik yang diimbau siaga.

Lurah Jatimulyo, Gunarta pada Jumat (20/10/2017) mengamini beberapa dukuh di wilayahnya memang rawan terkena bencana tanah longsor.

Setidaknya empat padukuhan menjadi wilayah paling rawan longsor di Jatimulyo yaitu Semuten, Tegalawas, Gayam dan Maladan.

Dukuh Gayam, menurut Gunarta menjadi daerah yang paling rawan terkena longsor.

"Karena lokasinya paling banyak berada di lereng yang tanahnya labil, strukur tanah juga banyak batu sehingga rawan longsor kalau sedang hujan dengan jumlah air yang sangat deras," kata Gunarta.

Di dukuh ini ada sekitar 30 KK yang tinggal.

Baca: Antisipasi Longsor, Perbukitan Menoreh Dilengkapi 18 unit EWS

Tiga dukuh lain yang juga rawan longsor masing masing memiliki 30 KK (Semuten), 40 KK (Tegalawas) dan 32 KK (Maladan).

Instruksi kepada warga di empat padukuhan tersebut agar mewaspadai longsor sudah disampaikan.

Ditambahkan Gunarta, longsor di Desa Jatimulyo memang sudah menjadi semacam siklus tahunan.

Sehingga, pihak perangkat desa sudah lebih dulu menyiagakan personel maupun dana untuk kepentingan evakuasi dan kemungkinan adanya pengungsi dari warga terdampak.

Intensitas pemberian instruksi waspada bencana longsor kepada warga akan ditingkatkan pihak desa mendekati Desember.

"Karena saat itu curah hujan mulai banyak, resiko untuk terjadi longsor juga besar, kalau sekarang masih pancaroba, tapi tetap kita himbau untuk waspada," katanya.

Belum lama ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul merilis 10 titik rawan longsor di wilayah Bantul.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved