Ini 5 Jenis Tumpeng yang Bakal Disajikan di Kenduri Ageng Mangayubagyo Pelantikan Gubernur

Acara ini adalah satu dari diantara acara Mangayubagya Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Tayang:
Penulis: dnh | Editor: Ari Nugroho
istimewa
Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2017-2022. 

Tumpeng Urubing Damar, merupakan simbol dari sikap dan sifat seorang prmimpin yang mampu memberi berbagai cara untuk mengatasi permasalahan dan memberi pencerahan kepada masyarakat.

Hal ini ditunjukkan dengan ditancapkannya lidi berujung kapas yang dibasahi minyak sehingga menyala ke arah 4 penjuru mata angin, demikian juga keatas atau ke hadirat Yang Maha Kuasa.

Telur dadar yang ditutupkan pada puncak tumpeng merupakan simbol sang pemimpin adalah melindungi rakyatnya atau sebagai pengayom.

Ke empat tumpeng tersebut masih dilengkapi dengan 7 macam lauk pauk yang masing-masing mempunyai makna.

Lauk yang berjumlah tujuh atau pitu dalam bahasa Jawa, yang merupakan simbol permohonan bantuan perlindungan atau pitulungan kepada Yang Maha Kuasa.

Tumpeng Punar terbuat dari nasi kuning yang merupakan simbol dari kebesaran tekad untuk mencapai kebahagiaan.

Tumpeng ini juga digunakan untuk mengungkapkan rasa syukur atas anugrah yang diterima dari YME.

Tumpeng ini juga dilengkapi dengan 7 macam lauk pauk yang apabila dinikmati bersama-sama dengan nasi kuning merupakan simbol harmoni dalam kehidupan.

Nantinya dalam Kenduri Ageng ini doa akan dipimpin oleh Mas Riyo Haji Ngabdul Juwari dari Kraton Yogyakarta.

Sementara itu, pada Kamis (19/20/2017) sore Bangsal Kepatihan yang akan menjadi tempat Kenduri Ageng sudah mulai ditata.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved