Pelaku Usaha di Khawatir Terkait Penataan Alun-alun Klaten
Jika rencana tersebut dilaksanakan sepihak, maka akan merugikan pelaku usaha.
Penulis: app | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Sebagian pelaku usaha wahana permainan mulai merasa khawatir dengan adanya rencana penataan alun-alun Klaten.
Pasalnya mereka menjadi sasaran pertama penertiban.
Hal ini seperti yang disampaikan Prasojo, salah satu pelaku usaha wahana permainan.
Menurutnya jika rencana tersebut dilaksanakan sepihak, maka akan merugikan pelaku usaha.
“Apalagi sampai sekarang belum ada pertemuan lagi. Kalau sampai dilakukan sepihak tentu akan merugikan kami. Semestinya Pemkab juga harus memperhatikan ini,” ujarnya, Senin (2/10/2017).
Selain itu, ia menilai pemindahan lokasi usaha bukan solusi yang tepat.
Baca: VIDEO : Serunya Membatik Massal ala Warga Desa Kebon Kecamatan Bayat Klaten
Pasalnya pelaku usaha harus kembali membentuk pasar.
“Kalau di Alun-alun kan sudah jadi pasarnya karena sudah lama. Masyarakat sudah tahu jika di Alun-alun ada wahana permainan. Kalau dipindah ya berarti harus buka pasar baru,” katanya.
Pria 60 tahun itu mengatakan proses pembentukan pasar bukan perkara mudah dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Terlebih bila pemindahan dilakukan dengan menempati taman yang belum terlalu dikenal publik dan aksesnya yang sulit.
“Karena tidak semua tempat cocok, harus dilihat dulu bagaimana respon masyarakat. Kalau tidak banyak dikunjungi ya sama saja, hasilnya sepi,” ungkapnya.
Ia berharap Pemkab Klaten membahas masalah ini secara serius bersama pelaku usaha.
Terlebih hal ini berkaitan dengan usaha masyarakat.
“Saya harap tidak sepihak dari Pemkab saja, tentunya harus memperhatikan aspirasi pelaku usaha,” kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/alun-alun-klaten_20171001_184658.jpg)