2017 Cup Kopi Dibagikan Secara Gratis di Artos Mall

Ada 30 kilogram biji kopi dari Magelang, Wonosobo, Temanggung, Sleman, Bali, Aceh, sampai Papua yang dialokasikan dalam 'Magelang Ngopi Bareng' ini.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Memperingati Hari Kopi Internasional, Komunitas Kopi Magelang (KKM) mengadakan acara 'Magelang Ngopi Bareng' di Artos Mall, Magelang, pada Minggu (1/10/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sedikitnya 2017 cup kopi dibagikan secara gratis untuk para pengunjung Artos Mall, Magelang, pada Minggu (1/10/2017).

Kegiatan tersebut, diinisiasi oleh Komunitas Kopi Magelang (KKM) memperingati Hari Kopi Internasional.

Ketua KKM, Firdaus, mengatakan bahwa agenda bertajuk 'Magelang Ngopi Bareng' tersebut, juga dilangsungkan sebagai perayaan ulang tahun KKM, yang kini sudah menginjak usia dua tahun.

"Lahirnya Komunitas Kopi Magelang memang dilatarbelakangi oleh peryaan hari kopi internasional tahun 2016 lalu. Dengan adanya komunitas ini, kami bersama-sama ingin mengenalkan racikan kopi Indonesia, kepada masyarakat Magelang," katanya.

Sesuai dengan tagline KKM, yakni 'we learn and share together', acara 'Magelang Ngopi Bareng' bukan sekadar bagi-bagi kopi gratis semata.

Bagaimana tidak, 40 barista yang turut dalam agenda itu, juga mengedukasi para pengunjung tentang kopi Indonesia dan bagaimana cara menyeduhnya, dengan cara paling sederhana. 

Seperti yang dipaparkan Dewantara Hary, seorang barista yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Dalam kesempatan ini, ia berupaya membagi ilmu dan pengalamannya seputar kopi.

Langkah pertama yang dilakukannya adalah mengimbau pengunjung untuk tidak menambahkan gula dalam kopi yang telah diseduh. 

"Dengan cara seperti ini, pengunjung yang mayoritas belum mengenal kopi, akan mengerti rasa kopi yang sebenarnya. Tapi, tidak jarang, ada pengunjung yang menanyakan hal-hal teknis, mulai dari proses menggiling hingga penyeduhan," katanya.

Tercatat, 30 kilogram biji kopi dialokasikan dalam 'Magelang Ngopi Bareng'.

Kopi yang disajikan pun berasal dari berbagai daerah di tanah air, mulai Magelang, Wonosobo, Temanggung, Sleman, Bali, Aceh, sampai Papua.

Biji kopi tersebut, diperoleh dari 23 coffeeshop, yang bergabung dalam acara ini. 

Setali tiga uang, pengunjung yang datang pun tidak hanya dari wilayah Magelang saja, namun juga sejumlah daerah sekitar.

Satu di antaranya yakni Tri Wahyuningsih, warga Kabupaten Temanggung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved