Pancaroba, Petani DIY Diminta Waspadai Hama

Datangnya musim hujan ini tentunya menjadi berkah, petani bisa mengolah tanahnya.

Penulis: dnh | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM/ANGGA PURNAMA
Ilustrasi Petani 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Akhir September 2017 ini hujan mulai turun di Daerah Istimewa Yogyakarta setelah sebelumnya mengalami kemarau selama beberapa bulan.

Datangnya musim hujan ini tentunya menjadi berkah, petani bisa mengolah tanahnya.

 "Ini bagus ya, untuk padi menguntungkan dengan hujan, ada air, sehingga petani cepat mengolah tanahnya," kata Kepala Dinas Pertanian DIY Sasongko, Kamis (28/9/2017).

Sasongko berharap petani bisa segera menamam padi.

Diharapkan olehnya petani di DIY sudah bisa mulai tanam pada pertengahan hingga akhir bulan Oktober ini.

Selain itu, Sasongko juga berharap petani terus memperhatikan tanaman padi mereka.

"Kita minta petani harus nanam tidak hanya ditinggal tapi juga dilihat," katanya.

Baca: Unik, Petani di Gunungkidul Rayakan Ulang Tahun Sapinya

Masa pancaroba menurut Sasongko petani harus mewaspadai munculnya hama pada tanaman mereka.

Hama tersebut antara lain seperti hama wereng dan penggerek.

Terkait dengan hama ini, menurutnya akan ada Pengawas Organisme Penggangu Tanaman (PPOT) yang akan membantu.

Sementara itu terkait dengan kemarau lalu, menurut Sasongko tidak berpengaruh terhadap produksi padi DIY.

Sasongko beralasan saat kemarau kemarin adalah masa petani menanam palawija.

"Kita punya pola, mulai Oktober menaman padi ,November, Desember, kemudian Januari panen, Januari nanam lagi padi, panen lagi Mei, Mei Juni kemarau nanti tanamannya ganti tidak padi tapi palawija, polanya seperti itu," katanya.

Untuk diketahui, tahun ini produksi padi DIY masih dalam tren positif dan ditargetkan bisa menghasilkan 920 ribu ton gabah.

Untuk hingga akhir September ini pihak Dinas Pertanian DIY masih menunggu data dari Badan Pusat Statistik (BPS).(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved