Bupati Bantul Minta Warga Bijak Memanfaatkan Air

Suharsono pun berharap pencanangan pemanfaatan SPAM ini bisa mereduksi kekurangan air bersih di wilayah Bantul ketika musim kemarau.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
tribunjogja.com/dwi norma handito
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat meninjau Bak Prasedimentasi SPAM Regional Kartamantul Intake Bantar, Argosari, Sedayu, Bantul, Selasa (26/9/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Wilayah Bantul ikut merasakan manfaat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul.

Bupati Bantul, Suharsono pun berharap pencanangan pemanfaatan SPAM ini bisa mereduksi kekurangan air bersih di wilayah Bantul ketika musim kemarau.

Hadir di Pencanangan pemanfaatan SPAM Regional Kartamantul di Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM Regional Bantar, Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul, Selasa (26/9/2017) pagi, Suharsono melihat keberadaan SPAM Regional Kartamantul ini sebagai suatu berkah yang nyata.

Selain itu, SPAM Regional Kartamantul adalah bentuk nyata tanggung jawab pemerintah dalam menyediakaan sumber daya air kepada masyarakat.

"Ukuran kesejahteraan rakyat bukan hanya kualitas akses jalan atau kondisi jembatan, tapi juga ketersediaan air bersih," kata Suharsono.

SPAM Kartamantul mampu mensuplai ketersediaan air 600 liter per detik.

Selain Bantul, sebagian wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta juga akan merasakan manfaat dari SPAM ini. Kota Yogyakarta menjadi wilayah yang paling banyak mengkonsumsi air keluaran SPAM Kartamantul.

Suharsono pun berharap masyarakat Bantul lebih bijak dalam memanfaatkan air SPAM Kartamantul yang disalurkan melalui PDAM.

"Jangan asal pakai, pakailah air sesuai kebutuhan, supaya lebih hemat dan ketersediaan air dalam jangka panjang bisa terjaga di masa yang akan datang," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved