Ekspresi Putih Abu Abu
Siswi SMAN 3 Bantul Ini Mewarisi Bakat Menari dari Orangtuanya
Dukungan tersebut tentunya diperkuat dengan latar belakang keluarga Sari sebagai penari.
TRIBUNJOGJA.COM - Bakat turunan yang kemudian digali dan dikembangkan dibuktikan oleh salah siswi SMAN 3 Bantul.
Gadis berusia 16 tahun ini mendapat turunan bakat menari dari orangtuanya.
Siapa sih yang tidak kenal dengan Laila Putri Anggita Sari? Laila Putri Anggita Sari, siswi kelas XII MIPA 1 yang sangat tertarik dengan tari. Menurutnya setiap gerakan tari memiliki makna dan filosofi yang menarik.
Sejak kecil Sari suka menari dan dia gemar mempelajari tari. Bahkan, keluarganya merupakan trah penari.
"Menurut saya, seni tari adalah budaya yang harus dilestarikan dan ketika saya menari, saya bisa melupakan penat yang saya rasakan. Tentunya saya menikmati tarian yang saya rasakan" kata Sari saat diwawancara oleh tim redaksi SMAN 3 Bantul.
Prestasinya bukan oenghargaan berupa piala, karena Sari jarang mengikuti perlombaan tari, tapi teman-temannya mengakui bahwa Sari adalah penari muda yang hebat.
Dia mengatakan bahwa dia sering membantu seorang penari yang sedang membuat koreografi tarian kreasi.
Dan terkadang berkolaborasi dengan saudari kembarnya, Laila Putri Anggita Dewi.
Saat ini Sari lebih menyukai tarian klasik, meski sebenarnya Sari menyukai semua jenis tarian. Tentang kesukaannyatersebut, orangtua Sari sangat mendukung.
Dukungan tersebut tentunya diperkuat dengan latar belakang keluarga Sari sebagai penari.
Sebagai seorang penari tentu saja ada suka dan duka yang pernah dialami.
"Senangnya karena mendapat teman baru, juga pengalaman apabila mengikuti suatu acara, dan banyak mengenal koreografer,"ucapnya. (fda/rgl/fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/laila-putri_20170923_115825.jpg)