Film Gerakan 30 September Tetap Akan Ditayangkan di Gunungkidul
Film tersebut tetap akan ditayangkan di Gunungkidul menyusul instruksi dari Panglima TNI dan diteruskan oleh Komandan Kodim 0730 Gunungkidul.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri Kurniawan
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penayangan film Gerakan 30 September 1965 atau G30S menimbulkan pro kontra di masyarakat.
Meskipun begitu, film tersebut tetap akan ditayangkan di Gunungkidul menyusul instruksi dari Panglima TNI dan diteruskan oleh Komandan Kodim 0730 Gunungkidul.
Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letnan Kolonel Muhammad Taufik Hanif, mengatakan, pihaknya akan melakukan pemutaran film Gerakan 30 September di sejumlah lokasi.
Hal ini menyusul perintah pemutaran film tersebut oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
"Kami berencana menayangkan film terkait gerakan 30 September ini di Gunungkidul. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Panglima TNI," ujar Letkol M Taufik, Jumat (22/9).
Taufik mengatakan film yang berjudul 'Pengkhianatan G30S/PKI' sendiri telah ditayangkan sebelumnya di Markas Kodim 0730 Gunungkidul.
Film ini ditayangkan perdana di depan anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Wira.
"Pemutaran film di Markas Kodim 0730 Gunungkidul, sebanyak 10 orang anggota Saka Wira yang turut menonton," ujar Taufik.
Taufik menuturkan, rencananya pemutaran film Gerakan 30 September ini akan dilakukan di sejumlah lokasi di kecamatan yang ada di Gunungkidul.
Namun untuk waktu dan tempat masih bersifat tentatif dengan menyesuaikan kondisi.
"Nanti akan kami putar di sejumlah tempat, sifatnya masih tentatif dan menyesuaikan," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/film-g30-s-pki_20170920_153142.jpg)