90 Persen Kebakaran Disebabkan Jaringan Listrik

Potensi utama terjadinya kebakaran berasal dari rumah-rumah dalam pemukiman padat penduduk.

Penulis: gil | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida Pertana
Puing-puing bekas kebakaran di rumah milik Sutardi yang beralamatkan di Iromejan RT 32 RW8, Gondokusuman, Yogyakarta, Kamis (21/9/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bencana kebakaran terjadi secara beruntun di Kota Yogyakarta beberapa hari terakhir.

Putusnya hubungan arus listrik masih menjadi penyebab utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta Agus Winarto mengatakan, sepanjang tahun 2017 hingga saat ini telah terjadi 99 kejadian kebakaran.

Sebanyak 42 kejadian terjadi di dalam Kota Yogyakarta dan 57 kejadian berasal dari wilayah Kota Yogyakarta.

"90 persen kebakaran itu diakibatkan dari listrik," ujar Agus pada Kamis (21/9/2017).

Ia menjelaskan, potensi utama terjadinya kebakaran berasal dari rumah-rumah dalam pemukiman padat penduduk.

Bila dipetakan, maka hampir semua perkampungan di Kota Yogyakarta rawan terjadi kebakaran.

"Semua perkampungan Kota Yogyakarta ini sangat rawan kebakaran, karena padat semua," tuturnya.

Agus menghimbau, masyarakat untuk selalu hati-hati dan bijak dalam penggunaan listrik.

Jaringan listrik senantiasa dikontrol dan dicek secara rutin untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Ia mengingatkan, bila terjadi tanda-tanda akan adanya api yang membesar, masyarakat diminta segera mungkin mengontak pihak pemadam kebakaran melalui nomor telefon di 0274 587101. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved