Tidak Ada Reses di DPRD Kota Magelang

Tidak seperti di kota atau kabupaten lainnya, anggota DPRD Kota Magelang sampai saat ini tidak melakukan kegiatan reses.

Tidak Ada Reses di DPRD Kota Magelang
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
ILUSTRASI: Suasana audiensi yang diikuti ratusan pedagang pasar secang, kalangan legislatif, tim aprasial dan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, di Kantor DPRD Magelang, Senin (10/7/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tidak seperti di kota atau kabupaten lainnya, anggota DPRD Kota Magelang sampai saat ini tidak melakukan kegiatan reses.

Bukan tanpa alasan, wilayah Kota Magelang yang cukup kecil, sehingga dalam ketentuannya tidak memenuhi.

Ketua Komisi C DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno, mengatakan bahwa dalam ketentuan undang-undang dan tata tertib DPRD, disebutkan kalau reses dilakukan dengan jarak minimal 18 km dari daerah setempat.

Padahal, Kota Magelang tidak sampai 18 km jaraknya.

"Jadi, dari dulu kita tidak ada reses, sehingga anggota dewan tetap berkantor seperti biasa," kata pria yang akrab disapa Udik tersebut, Senin (4/9/2017).

Meski tidak ada reses, Udik menjelaskan, setiap anggota dewan sudah seringkali bertemu dengan para konstituennya, terkait penyampaian aspirasi.

Menurutnya, masa reses terdahulu, hanya istilah saja, karena sebelumnya program tersebut bernama jaring asmara (Penjaringan Aspirasi Masyarakat).

"Karena itu, di DPRD Kota Magelang, tidak ada anggaran, atau tunjangan reses," jelasnya.

Udik melanjutkan, pihaknya sempat akan memasukan anggaran reses.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Ari Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved