Pejabat Kulonprogo Ditelepon Oknum Ngaku Wartawan
Mulanya, pelaku menelpon pejabat incarannya dan langsung 'nembung' untuk mentransfer uang.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Percobaan penipuan oleh oknum yang mengaku berprofesi wartawan sebuah media media massa menimpa sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Senin (4/9/2017).
Informasi dihimpun, para pejabat itu dihubungi seorang yang mengaku sebagai wartawan Radar Jawa Pos Pers. Oknum tersebut meminta sejumlah uang dengan dalih untuk biaya pengobatan rekannya yang sakit dan dirawat di RSUP dr Sardjito Yogyakarta.
Mulanya, pelaku menelpon pejabat incarannya dan langsung 'nembung' untuk mentransfer uang. Jika pejabat bersangkutan tidak mengangkat teleponnya, oknum bersangkutan mengirimkan pesan singkat.
Isinya yakni 'Tlg jenengan bantu gotong royong semampunya mas Ary Pak Santoso.kshn operasi tumor paru2 di RS Sardjito jogja.lewatkan no rek mas ary sndri Pak biar tau keluarganya.BRI.000901025850539 a/n.Ary Siswanto,tks byk sblmnya smg bnyk rjkinya.amin.slm dr teman2 Pers'.
"Beberapa pejabat mengkonfirmasikannya ke saya, betul ngga ada wartawan namanya Wahyu dari media itu. Saya kroscek ke Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK), tidak ada nama wartawan tersebut," kata Kepala DInas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo, Agus Santosa.
Pejabat yang dihubungi oknum tersebut antara lain Camat Kalibawang, Asisten III Sekda, Kepala Disdukcapil, dan Camat Wates. Agus menilai ini modus lama untuk penipuan. Pihaknya pun meminta pihak terkait untuk tak menanggapi permintaan pelaku dan berhati-hati.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penipuan_ilustrasi_20170511_201021.jpg)