Pagi Ini Jogja Berselimut Kabut

Kabut tampak menyelimuti wilayah jogja pagi ini. Hal ini menjadi perbincangan hangat warganet

Editor: Mona Kriesdinar
Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana
ILUSTRASI - Ruas jalan Yogya - Wonosari, Pathuk, berkabut setelah diguyur hujan, Senin (20/3/2017) pagi 

TRIBUNJOGJA.com, YOGYA - Kabut tebal menyelimuti wilayah DIY, Sabtu (26/8) pagi ini. Kabar ini juga menjadi topik hangat yang dibicarakan warganet di Jogja. Bahkan muncul isu bahwa ini seperti hujan abu.

Baca: Kandungan Uap Air Sangat Tinggi, Inilah Penjelasan Soal Kabut di Jogja

Pengumuman terkait isu kabut
Pengumuman terkait isu kabut (Pusdalops DIY)

Informasi tersebut dibantah BPPTKG melalui rekaman CCTV pantauan merapi. Bahwa kabut yang turun pagi ini tidak ada kaitannya dengan merapi.

Baca: Nih! Penampakan Kabut Lembut nan Syahdu Pagi Ini dari Berbagai Penjuru Jogja

Gunung merapi sendiri pagi ini hanya tertutup kabut tipis.

Adapun fenomena kabut tebal ini juga pernah terjadi sebelumnya dan juga sempat menghebohkan jagat maya. Tepatnya pada Sabtu (24/10/2015) lalu.

Saat itu warga Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul dikagetkan dengan kemunculan asap tebal yang muncul di kawasan pegunungan dan hutan. Kabut asap yang cukup tebal awalnya diduga merupakan kiriman dari kawasan Gunung Lawu yang terbawa angin hingga wilayah Gunungkidul.

BMKG saat itu menjelaskan bahwa hal ini merupakan akibat dari inversi yakni fenomena di mana meningkatnya suhu udara di lapisan atmosfir yang seharusnya membuat suhu udara menurun, tapi udara di bawahnya lebih dingin dan di lapisan atasnya panas. Sehingga seolah-olah dimampatkan dan secara visual terlihat seperti kabut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved