Menu Sahur Ini Bersemayam di Perut Bung Karno saat Bacakan Proklamasi, Begini Sejarahnya

Di ruang makan rumah Maeda naskah proklamasi dirumuskan. Bung Karno, Bung Hatta, dan Ahmad Soebardjo duduk bersama.

Tayang:
Editor: oda

Menu untuk Makan Sahur

Lantas, apa yang mereka santap?

Sederhana: nasi goreng. Itu merupakan makanan jamak di Indonesia, namun disukai banyak orang.

ilustrasi
ilustrasi (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

"Yang memasak asistennya Maeda, orang Jepang," Arie berkata melanjutkan. Nasi goreng dipilih karena sederhana dan mudah pembuatannya. Apalagi saat itu asisten Maeda harus membuatkan makanan untuk puluhan orang. Dibanding memilih makanan Jepang yang biasa ia masak, justru makanan khas Indonesia yang disajikan.

Jadi bisa dibayangkan, usai naskah proklamasi diketik Sayuti Melik dan Bung Karno serta Bung Hatta membacakannya di lokasi yang kini menjadi Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, di dalam perut para proklamator itu bersemayam nasi goreng buatan seorang Jepang yang jadi santap sahur mereka. (CNNIndonesia)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved