Menu Sahur Ini Bersemayam di Perut Bung Karno saat Bacakan Proklamasi, Begini Sejarahnya
Di ruang makan rumah Maeda naskah proklamasi dirumuskan. Bung Karno, Bung Hatta, dan Ahmad Soebardjo duduk bersama.
Menu untuk Makan Sahur
Lantas, apa yang mereka santap?
Sederhana: nasi goreng. Itu merupakan makanan jamak di Indonesia, namun disukai banyak orang.
"Yang memasak asistennya Maeda, orang Jepang," Arie berkata melanjutkan. Nasi goreng dipilih karena sederhana dan mudah pembuatannya. Apalagi saat itu asisten Maeda harus membuatkan makanan untuk puluhan orang. Dibanding memilih makanan Jepang yang biasa ia masak, justru makanan khas Indonesia yang disajikan.
Jadi bisa dibayangkan, usai naskah proklamasi diketik Sayuti Melik dan Bung Karno serta Bung Hatta membacakannya di lokasi yang kini menjadi Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, di dalam perut para proklamator itu bersemayam nasi goreng buatan seorang Jepang yang jadi santap sahur mereka. (CNNIndonesia)