Seorang Pria Mencurigakan Sempat Diamankan Polisi di Bantul, Ternyata Begini Orangnya

Pria berusia sekitar antara 18 hingga 21 tahun ini kemudian diperiksa di Polres Bantul.

Seorang Pria Mencurigakan Sempat Diamankan Polisi di Bantul, Ternyata Begini Orangnya
tcooklaw.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polisi mengamankan seorang pria berinisal AF asal Cilacap yang melakukan aktivitas mencurigakan di depan Mako Brimob Gondowulung, Banguntapan, Bantul pada Selasa (18/7/2017).

Pria berusia sekitar antara 18 hingga 21 tahun ini kemudian diperiksa di Polres Bantul.

Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi mengatakan pada awalnya yang bersangkutan memang dicurigai.

Namun kemudian setelah melakukan pendalaman dan diperiksa di Polres Bantul, pria tersebut dinyatakan tidak ada kaitan dengan masalah terorisme.

"Kita sudah dalami kita sudah periksa ternyata yang bersangkutan punya riwayat sakit jiwa," kata Kapolres seusai menghadiri upacara hari jadi Kabupaten Bantul yang ke 186, Kamis (20/7/2017).

Menurut Kapolres, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Densus 88 dan juga Polda DIY terkait dengan yang bersangkutan.

Termasuk mengecek database apakah yang bersangkutan juga berkaitan dengan jaringan atau sel-sel gerakan terorisme.

Juga mengecek riwayat penyakit yang bersangkutan dengan bantuan tim dari Polsek dimana tempat dia tinggal di Cilacap.

Diketahui, dari yang bersangkutan juga ditemukan tulisan arab, dan juga memiliki gambar terkait dengan daerah Mako Brimob.

Dimana Mako ini terletak di selatan perempatan Ring Road Giwangan. Namun, Kapolres menyatakan barang bukti tersebut tidak ada kaitanya dengan masalah terorisme.

Terkait dengan tulisan arab, menurut Kapolres tulisan tersebut milik teman yang bersangkutan.

Karena secara historis yang bersangkutan memang pernah belajar agama di pesantren dan disana juga yang bersangkutan ingin terapi tentang kejiwaanya, namun belum menunjukan kemajuan.

Sedangkan terkait denah atau gambar, menurut Kapolres gambar dibuat sebagai ancer-ancer perjalanan karena dia ingin Solo dan akan kembali ke Cilacap.

"Itu murni hanya dia menyampaikan perjalanan dia, dia mau ke solo dan rencana mau kembali ke cilacap dia buat ancer ancer untuk disampaikan ke temannya dan perlu diketahui setiap keterengan dia selalu berubah ubah jadi kita tidak bisa pertanggungjawabkan," kata Kapolres.

Sementara itu yang bersangkutan sudah dikembalikan ke Cilacap. Sementara itu. (*)

Penulis: dnh
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved