Madya Nilai Tindakan Presenter di Plengkung Gading Kurang Etis

Menurut lembaga yang peduli dengan bangunan cagar budaya dan sejarah ini, tempat tersebut bukan tempat yang pas untuk hal-hal yang kurang sopan.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
IST
Foto dua orang remaja yang naik hingga ke bagian atas plengkung Kraton Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (Madya) menilai tindakan presenter reality show yang beraktivitas di Plengkung Gading kurang etis.

Menurut lembaga yang peduli dengan bangunan cagar budaya dan sejarah ini, tempat tersebut bukan tempat yang pas untuk hal-hal yang kurang sopan.

“Kalau menyikapi persoalan ini, saya kira hanya masalah etika saja. Dalam etika masyarakat Jawa, bangunan ini adalah hal yang patut dijaga dan tidak boleh untuk loncat-loncat,” jelas Koordinator Madya, Johannes Marbun, Jumat (14/7/2017).

Baca: Banjir Kecaman ! Syuting Reality Show Sampai Naik ke Plengkung Keraton

Dia menyebutkan, tantangan yang ada dan harus benar-benar dijaga untuk pelestarian cagar budaya justru adalah pendekatan hukum.

Marbun menilai, jangan sampai masyarakat semakin abai terhadap pelestarian cagar budaya. Bahkan, pencurian dan perusakan yang seharusnya berhadapan dengan hukum.

“Tantangan yang jauh lebih besar saat ini adalah pendekatan hukum untuk kawasan tersebut,” ujarnya.

Baca: Plengkung Gading Bukan Bangunan Sembarangan. Situs Ini Jalur Sakral Raja Kraton Ngayogyakarta

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengingatkan perlunya menjaga kawasan bersejarah seperti plengkung Gading. Dia pun meminta masyarakat tanpa terkecuali untuk menjaga seluruh kawasan bersejarah dan masuk dalam cagar budaya.

“Monumen perlu dijaga apalagi kalau sudah direnovasi,” ujarnya.

Baca: Ini Permintaan Maaf Presenter Reality Show yang Naik ke Plengkung Gading

Sebelumnya putri Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Bendara menilai aktivitas pengambilan gambar di Plengkung Gading tidak sopan. Dia memposting hal itu di media sosial instagram dan menjadi viral. 

"Mau syuting film silahkan tp jaga sopan santun anda. Plengkung ini adalah situs bersejarah, anda boleh msh muda dan bukan asli jogja tp sopan santun terhadap benda bersejarah tetap dipatuhi. @lambe_turah tolong disampaikan, terimaksih.," tulis GKR Bendara di akun Instagramnya @gkrbendara.  (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved