Diserang Gerombolan Bermotor, Pemuda Ini Tewas Ditusuk Pedang

Disinyalir, korban tewas setelah terkena tikaman dari salah seorang anggota kelompok yang melakukan penyerangan itu.

Editor: oda
tribunnews
penusukan (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Malam takbiran pada Sabtu (24/6/2017) lalu, yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan, sama sekali tidak dirasakan oleh Edi Budi Santoso (28) warga Kampung Bogeman Wetan, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Pasalnya, malam itu, Edi meregang nyawa, setelah ditusuk oleh seseorang, Minggu (25/6/2017) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Diungkapkan DK, salah satu saksi mata, kalau korban saat itu tengah nongkrong bersama teman-temannya di depan gang Kampung Kwayuhan Kelurahan Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah.

"Tiba-tiba saja datang beberapa orang, dengan mengendarai sepeda motor. Tidak ada yang kenal, masing-masing berboncengan. Kemudian, salah satu diantara mereka mengeluarkan pedang dan mengamuk, sehingga korban dan teman-temannya lantas lari berhamburan," ungkapnya.

Sementara saksi lainnya, SKTR, mengaku saat itu ada yang mengetuk pintu rumahnya, sekaligus mendengar teriakan minta tolong. Tak berselang lama, ia lalu keluar dari kediaman.

"Begitu keluar, saya terkejut, melihat ada seseorang dalam posisi terlungkup dan berlumuran darah. Karena takut, saya kemudian memanggil suami dan anak. Mereka yang melapor ke Ketua RW dan mengangkat korban," kisah ibu rumah tangga itu.

Beberapa saat kemudian, personel Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota datang ke tempat kejadian perkara (TKP). 

"Setelah kami lakukan pengecekan dan olah TKP, korban diketahui tewas, setelah mendapat dua luka tusuk sekaligus, yakni di dada sebelah kiri dan perut sebelah kiri," tandas Esti Wardiani, Kasubag Humas Polres Magelang Kota.

Berdasar informasi yang dihimpun oleh pihaknya, sedikitnya ada enam sepeda motor yang dikendarai secara berboncengan, sembari membawa sajam, mendadak mendatangi korban yang tengah nongkrong bersama teman-temannya.

Setelah terkena tusukan pedang, korban sempat lari menyeberang sungai dan mengetuk pintu rumah saksi SKTR untuk minta pertolongan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved