Nadia Disekap Mantan Pacar di Apartemen
Nadia Nurhaliza (20), warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, disekap selama 10 jam oleh mantan pacarnya, Febranata Alexander Titaley alias Febi.
TRIBUNJOGJA.COM - Nadia Nurhaliza (20), warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, disekap selama 10 jam oleh mantan pacarnya, Febranata Alexander Titaley alias Febi.
Nadia disekap di Apartemen Margonda Residence II, Tower H, Lantai 9, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji.
Penyekapan dilakukan sejak Selasa (30/5/2017) pukul 16.00, hingga akhirnya berhasil dibebaskan polisi pada Rabu (31/5/2017) sekira pukul 02.00.
Selain disekap dan ditinggalkan sendirian di kamar apartemen yang terkunci, mahasisiwi itu mengaku gelang emas seberat 5 gram miliknya juga dirampas pelaku.
Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus menuturkan, peristiwa berawal saat Nadia diantar rekannya, Alfian, ke SMK 65, Poncol, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2017) pukul 12.00. Nadia mengantarkan asinan ke salah satu guru di sekolah tersebut.
"Usai mengantar, Alfian pulang," kata Firdaus, Kamis (1/6/2017).
Namun, kata Firdaus, pada Selasa pukul 20.30, Alfian mendapat pesan singkat atau SMS dari korban, bahwa korban diculik mantan pacarnya, Febi.
Dalam pesan singkat itu, kata Firdaus, Nadia juga memberitahukan bahwa dirinya ada di Apartemen Margonda Residence dan meminta Alfian memberitahukan ke keluarganya.
"Alfian lalu memberitahukan ke rekannya, Ceppy, yang meneruskannya ke ibu korban," jelas Firdaus.
Malam itu juga, ibu korban, Nety Haryatty, bersama Ceppy, melapor ke Polres Depok.
"Kemudian ibu korban bersama petugas piket, anggota Reskrim, dan tim identifikasi, mendatangi lokasi apartemen yang dimaksud korban dalam pesan singkatnya," tutur Firdaus.
Saat pintu kamar diketuk, kata Firdaus, terdengar tangisan korban dari dalam.
"Sementara pintu kamar tidak bisa dibuka karena dikunci dari luar oleh pelaku," cetus Firdaus.
Petugas kemudian meminta pengelola apartemen membuka pintu kamar dengan kunci duplikat.
"Saat pintu dibuka, korban sendiran di dalam kamar," ucap Firdaus.