Lily Banggakan Indonesia Lewat Ajang Miss Supranational Indonesia 2014 

Berbekal pengetahuan dan bakatnya menari tradisional kala itu, Lily pun berhasil mewakili DIY dan meraih 2nd Runner Up Puteri Indonesia 2014.

Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: oda
tribunjogja/hendra krisdianto
Estelita Liana 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bagi Estelita Liana, tidak ada cita-cita yang tidak mungkin diwujudkan. Lily, begitu ia akrab disapa, perlahan-lahan merealisasikan impiannya untuk menjadi seorang puteri dan dokter.

Siapa sangka impian Lily sejak kecil untuk menjadi seorang puteri dapat menjadi nyata. Layaknya anak-anak kecil lainnya, Lily sempat berharap untuk menjadi puteri seperti di cerita-cerita dongeng yang kerap diceritakan orangtuanya padanya.   

Keinginannya pun kian membuncah tatkala dara asli Yogyakarta ini mengenal sosok Puteri Indonesia dari tayangan televisi.

Baginya, Puteri Indonesia yang memakai gaun cantik, bermahkota yang menjadi perhatian serta inspirasi bagi orang-orang inilah figur seorang puteri di dunia nyata.

Sejak umur 16 tahun, Lily pun bertekad akan mendaftar kompetisi kecantikan ini jika umurnya sudah sesuai persyaratan.

Menginjak umur 20 tahun, perempuan kelahiran 22 Juli 1993 ini secara resmi mengikuti ajang Puteri Indonesia pada tahun 2014.

Berbekal pengetahuan dan bakatnya menari tradisional kala itu, Lily pun berhasil mewakili DIY dan meraih 2nd Runner Up Puteri Indonesia 2014 atau sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2014.

Atas prestasinya ini, mahasiswa Kedokteran Umum UGM ini pun berhak melaju ke ajang internasional, yakni Miss Supranational 2014.

Lagi-lagi di kompetisi ini, ia membanggakan Indonesia karena meraih penghargaan sebagai Best National Costume Miss Supranational 2014.

"Awal daftar Puteri Indonesia, Lily tidak paham bahwa ini sebuah kompetisi karena hanya berpikir ini adalah acara puteri-puterian. Waktu itu pun tidak menyangka bisa terpilih mewakili Yogyakarta dan Indonesia dalam Miss Supranational 2014, dan berkat dibantu berbagai pihak akhirnya bisa mendapatkan Best National Costume," kenang dara yang menggeluti modelling sejak tahun 2005 ini.

Pengalaman menjadi sosok seorang puteri raja pun sempat dialami dara dengan tinggi badan 170 cm ini saat menghadiri acara Festival Kerajaan di Ternate.

Pada kesempatan ini, alumnus SMAN 8 Yogyakarta ini mendapatkan perlakuan khusus layaknya puteri raja.

"Waktu itu Lily dilayani layaknya anggota kerajaan seperti yang saya impikan," ungkap dara yang kini sedang merintis bisnis fashion melalui online shop @estelitaid ini.

Bungsu dari dua bersaudara ini pun mengaku menimba banyak pengalaman luar biasa melalui ajang Puteri Indonesia yang ia ikuti.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved