Pencarian Satu Korban Hanyut di Sungai Elo Masih Terus Dilakukan
Aziz saat ini menjadi satu-satunya korban yang jasadnya tak kunjung diketahui keberadannya.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pencarian jasad Aziz Muslim, satu korban hanyut saat bermain tubing di aliran Sungai Elo, pada Kamis (2/3/2017) petang lalu, hingga saat ini terus dilakukan.
Aziz saat ini menjadi satu-satunya korban yang jasadnya tak kunjung diketahui keberadannya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan bahwa memasuki hari keempat, sistem pencarian yang dilakukan oleh pihaknya mulai bergeser.
Jika sebelumya dilakukan upaya penyisiran, kali ini lebih difokuskan pada pemantauan sejumlah titik.
"Jadi, fokus kami saat ini adalah memantau titik-titik yang besar kemungkinan dilewati oleh korban. Seperti di Jembatan Canguk, anak-anak sungai, hingga muara sungai Elo dan Progo, di Pantai Trisik, Kulonprogo," katanya, Senin (6/3/2017).
Karena itu, lanjut Edy, puluhan perahu karet yang sebelumnya dikerahkan untuk melalukan upaya penyisiran, kini tidak lagi difungsikan.
Namun, deretan perahu, yang sebagian besar berasal dari komunitas rafting di Magelang itu, tetap standby di titik-titik tertentu, jika sewaktu-waktu diperlukan kegunaannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bpbd-mgl_0303_20170303_170901.jpg)