Buah Bibir

Mur Octaviani Ingin Menulis Buku Kesehatan

Selain melatih kemampuan akademisnya, dengan menulis Octa panggilan akrabnya merasa hidupnya menjadi lebih bermanfaat.

Mur Octaviani Ingin Menulis Buku Kesehatan
dok pri
Mur Octaviani 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menulis bagi Mur Octaviani (23) merupakan kegemaran yang mengasyikan.

Selain melatih kemampuan akademisnya, dengan menulis Octa panggilan akrabnya merasa hidupnya menjadi lebih bermanfaat.

"Dulu waktu masih sekolah SMK, aku pernah iseng-iseng nulis di blog. Setelah itu pas kuliah D4 kembali menulis di blog karena banyak tugas kuliah," ujar alumni program studi Bidan Pendidik di salah satu universitas swasta di Yogyakarta ini.

Jenuh menulis di blog, dara asal Samarinda ini mengaku tertantang untuk menulis buku tentang kesehatan.

Terlebih, ia hendak mempersiapkan diri ke jenjang studi S2. Menurutnya menulis buku dapat menjadi pelengkap profesinya kelak.

"Aku ingin jadi penulis karena ingin melengkapi fungsi profesi ku sebagai bidan pendidik. Dengan menulis buku tentang kesehatan, melalui buku aku dapat membagi ilmu yang aku punya kepada para pembaca khususnya kepada mahasiswa kesehatan, walaupun tidak melalui pendidikan formal," ujar Octa yang bercita-cita menjadi dosen tersebut.

Ia mengaku buku yang hendak ia tulis akan melibatkan banyak jurnal-jurnal kesehatan di dalamnya. Spesifiknya, buku yang ia tulis akan memuat konten kesehatan reproduksi pada remaja.

"Harapanku setelah selesai S2 nanti dan meninggalkan kota pelajar ini, aku memiliki kenang kenangan sebuah ilmu yang abadi yaitu buku. Jadi aku harus memanfaatkan waktu kuliah S2 ku nanti bukan hanya untuk belajar tapi juga menulis," tegasnya.

Dalam ranah menulis, Octa memiliki satu orang penulis favorit yaitu Yesie Aprillia.

Penulis buku proses persalinan dengan konsep Gentle Birth tersebut merupakan seorang bidan dari Klaten yang mempelopori para ibu hamil dan ibu bersalin agar dapat melalui proses persalinan dengan alami, santun, dan selembut mungkin sehingga minim trauma bagi ibu, bayi, dan keluarga.

"Buku itu menjadi favorit karena ilmu dari buku tersebut ditulis berdasarkan kepercayaan terhadap tubuh seorang wanita," jelasnya.

Selain proses persalinan dengan konsep Gentle Birth, lanjutnya, Yesie juga menerapkan konsep pemotongan tali pusat bayi baru lahir dengan metode Burning Cord yaitu konsep pemotongan tali pusar dengan menggunakan api dan menurutnya ini merupakan metode yg sangat menarik.

"Itulah alasan mengapa harus ada yg diabadikan di dalam sebuah buku, karena ilmu itu berkembang dan tak akan pernah kering," pungkasnya. (Tribunjogja.com)

Penulis: app
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved