Vape Mengandung Nikotin? Ini Penjelasannya
Meski tidak menghasilkan asap, bukan berarti vape tak mengandung nikotin.
Bahaya Nikotin
Selain dapat menyebabkan kecanduan, nikotin juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Pada ibu hamil, paparan nikotin selama kehamilan dapat membahayakan kesehatan janin dalam kandungan.
Hal ini dapat berdampak dalam jangka waktu lama bagi fungsi otak dan paru-paru bayi yang sedang berkembang.
Selain itu, paparan nikotin juga dapat menyebabkan bayi mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, bayi lahir mati (stillbirth), dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).
Remaja muda yang sudah menggunakan rokok elektrik dapat mengalami gangguan kognitif dan perilaku, termasuk berdampak pada ingatan dan perhatian.
Pada anak dan remaja, paparan nikotin dapat berdampak negatif terhadap perkembangan otak.
Remaja muda yang sudah menggunakan rokok elektrik dapat mengalami gangguan kognitif dan perilaku, termasuk berdampak pada ingatan dan perhatian. Efek nikotin pada otak manusia dapat berdampak jangka panjang.
Anak atau orang dewasa yang menelan, menghirup, atau menyerap cairan rokok elektrik melalui kulit atau matanya dapat mengalami keracunan.
Mengkonsumsi nikotin dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan keracunan.
Hal ini ditandai dengan gejala mual, muntah, kejang, dan depresi pernapasan pada kasus keracunan nikotin yang parah.
Bahkan cairan nikotin yang tertelan dapat menyebabkan kematian, terutama pada anak-anak. (nationalgeographic)