Solidaritas Yogyakarta untuk Masyarakat Kendeng
Aktivis, seniman hingga akademisi di Yogyakarta menggelar acara "Gelar Budaya Selamatkan Kendeng" Minggu (15/1/2017).
Laporan Reporter Tribun Jogja, Gilang Satmaka
TRIBUNJOGJA.COM - Aktivis, seniman hingga akademisi di Yogyakarta menggelar acara "Gelar Budaya Selamatkan Kendeng" Minggu (15/1/2017).
Acara tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat di lereng Kendeng, terkait kasus izin pemberhentian operasi pabrik semen di Rembang.
Mereka juga menuntut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mencabut izin pengoperasian pabrik semen di Lereng Kendeng tersebut.
"Sebenarnya sudah jelas bahwa hukum telah dimenangkan Mahkamah Agung, dengan mencabut izin operasi pabrik semen. Tapi dari Gubernur malah muncul izin baru, Ini kan sudah menyalahi hukum," ujar Nasih salah seorang panitia, sore itu.
Acara tersebut berlangsung di parkiran terpadu UIN Sunan Kalijaga, yang dimulai pukul 19.00.
Acara menampilkan juga orasi budaya, orasi lintas agama , Jemek Supardi (pantomim), Kepal SPI, serta K.H Imam Aziz. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peduli-kendeng_20170115_213825.jpg)