Perayaan Natal, Gereja Dilengkapi Pengamanan Berlapis
Langkah sterilisasi saat hari Natal dengan bantuan Brimob juga dilakukan untuk lima gereja yang ramai jemaat.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sebanyak 245 personil dikerahkan Polres Kulonprogo untuk pengamanan perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Secara khusus, tempat peribadahan umat Nasrani juga diamankan secara berlapis.
Secara umum, pengamanan dilakukan di titik-titik pos pengamanan yang ada di wilayah Sentolo hingga Temon serta 34 gereja di Kulonprogo.
Langkah sterilisasi saat hari Natal dengan bantuan Brimob juga dilakukan untuk lima gereja yang ramai jemaat. Yakni di wilayah Nanggulan, Wates, Sentolo, dan Kalibawang.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Junaedi mengatakan, pengamanan gereja dilakukan berlapis di tiga ring.
Ring satu yakni anggota yang terlibat Operasi Lilin selain ikut beribadah sekaligus melakukan pengamanan mengantisipasi bila ada hal-hal mencurigakan.
Selanjutnya, pengamanan ring dua di lokasi sekitar gereja dan ring tiga berada di sekitar parkir atau di jalan umum.
“Model pengamanan tiga lapis ini kami harap bisa mencegah dan meminimalisir ancaman yang tidak diinginkan. Ancaman teror maupun sabotase kan masih terlihat nyata," kata Nanang seusai Gelar Pasukan Operasi Lilin 2016 di halaman Mapolres Kulonprogo, Rabu (22/12/2016).
Pengurus gereja berikut pengamanan internalnya juga akan dilibatkan untuk menjaga keamanan dan sterilisasi jemaat yang datang.
Jemaat diimbau untuk tidak membawa barang terlalu banyak pada saat beribadah karena akan memicu potensi kerawanan lainnya bila tidak diantisipasi.
Dalam Operasi Lilin 2016 ini Polres akan menyiagakan 245 personil. Selain itu juga akan melibatkan pleton cadangan dan kerangka yang akan mem-backup dan melaksanakan operasi rutin yang ditingkatkan.
Juga, melakukan razia dengan sasaran miras, sajam, handak (bahan peledak), pelaku-pelaku kejahatan jalanan, dan lain sebagainya.
"Kita lakukan upaya antisipasi keamanan dengan melibatkan seluruh stakeholder," kata Nanang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sisir-bom_20160324_134932.jpg)