OPD Dirombak, PNS Telat Gajian

Perombakan ini menyebabkan adanya perubahan tatanan kerja dalam tubuh Pemkab Kulonprogo berikut struktur kepegawaiannya.

OPD Dirombak, PNS Telat Gajian
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pembayaran gaji bulan Januari untuk para pegawai negeri sipil (PNS) di Kulonprogo dimungkinkan molor. Hal ini menyusul adanya perombakan organisasi perangkat daerah (OPD).

Perombakan ini menyebabkan adanya perubahan tatanan kerja dalam tubuh Pemkab Kulonprogo berikut struktur kepegawaiannya. Nantinya, di Kulonprogo ada 21 dinas dan 3 badan serta 12 kecamatan.

Assek III Pemkab Joko Kushermanto tak memungkiri hal tersebut. Pasalnya, pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) berdasarkan perombakan OPD baru akan dilantik pada 3 Januari 2017.

Sedangkan jabatan bendahara baru akan disusulkan kemudian setelah pelantikan.

"Secara aturan, yang membuat daftar gaji kan bendahara SKPD lalu ditandatangani pimpinan instansinya," kata dia, Rabu (21/12/2016).

Namun demikian Joko Kushermanta menyatakan akan mencoba membuat cara agar molornya proses tidak terlalu lama.

Paling tidak, sepekan kemudian bendahara instansi sudah dibikinkan Surat Keputusan (SK) dilanjut dengan pembayaran gaji untuk karyawan.

Disebutkan, perombakan OPD itu mencakup penghapusan maupun pemecahan organisasi meski secara personil tidak banyak berubah.

Maka itu, ada kemungkinan daftar gaji yang diusulkan tetap memuat nama-nama yang sama namun belum bertandatangan pimpinan.

"Usai dilantik kemudian bisa diisikan namanya di komputer. Kami upayakan molornya tidak lama," ujar Joko.

Kepala Bidang Anggaran, DPPKA Kulonprogo, Ratna Juwita, menyebutkan, besarnya anggaran gaji PNS Kulonprogo secara total ada sekitar Rp30 miliar dari DAU ada Rp59 miliar.

Menurut Ratna, situasi molornya gajian Januari tersebut tidak dapat dihindari.

"Karena dalam penganggaran kita disesuaikan dengan OPD baru tersebut, mau tidak mau pembayaran gajian juga berdasar itu," katanya. (*)

Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved