Pejalan Kaki Makin Terpinggir

Pelebaran jalan tersebut dapat mempermudah akses kendaraan, namun di sisi lain, pelebaran ini justru makin mempersempit ruang gerak pejalan kaki.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
tribunjogja/ikrar gilang
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelebaran ruas jalan Ipda Tut Harsono menuai kritik dari sejumlah warga Kota Yogyakarta.

Di satu sisi, pelebaran jalan tersebut dapat mempermudah akses kendaraan, namun di sisi lain, pelebaran ini justru makin mempersempit ruang gerak pejalan kaki.

Hal ini karena trotoar dan akses bagi difabel semakin sempit.

Data dari Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Yogyakarta, jalan di dekat lampu lalu lintas ini diperlebar hingga dua meter. Sementara, pelebaran ini memanjang hingga ke sisi selatan sepanjang 50 meter.

Pelebaran ini juga mengepras trotoar dan beberapa ruang terbuka hijau. Ironisnya, pelebaran ini dilakukan di jalan yang merupakan akses menuju Balai Kota dan Gedung DPRD setempat.

Selengkapnya simak halaman 15 Tribun Jogja edisi Selasa (20/12/2016). (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved