Dana Desa Dukung Kemajuan di Sleman
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menuturkan, Sabtu (17/12), dana desa turut mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur.
Penulis: akb | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Keberadaan dana desa membawa dampak bagi perkembangan di desa-desa, tidak terkecuali yang berada di wilayah Sleman.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menuturkan, Sabtu (17/12), dana desa turut mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur.
Seperti adanya pembangunan jalan desa, jembatan desa, dan irigasi tersier.
"Selain itu dari Dana Desa juga telah dilaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan bagi kelompok masyarakat di bidang ketrampilan, kewirausahaan, usaha ekonomi desa, serta beberapa desa digunakan untuk dana penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," ujarnya dalam acara refleksi 3 tahun Undang-undang Desa di Balai Desa Pandowoharjo Sleman.
Muslimatun mengungkapkan tahun 2015, serapan dana desa di Sleman mencapai kisaran angka Rp 27,7 miliar.
Besaran itu menandakan serapan mencapai 99,10 % dari Rp 28 Miliar dana desa yang diterima daerah Sleman.
Kemudian pada tahun 2016, dana desa yang diterima Sleman sekitar Rp 63 miliar.
Hingga bulan Oktober lalu dana desa telah direalisasikan sekitar 50,4 miliar atau 80 persen dari jumlah total dana desa.
"Kami menyakini hingga akhir Desember nanti penyerapan dana desa dapat mencapai 100 persen," ujar Muslimatun.
Di sisi lain terkait BUMDes, lanjut Muslimatun, saat di Sleman telah memiliki 19 BUMDes.
Antara lain berada di Kecamatan Cangkringan, Turi, Berbah, Sleman, Kalasan, Prambanan, Pakem, Ngaglik, Gamping dan Seyegan.
Keberadaan BUMDes menurutnya memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di desa. Selain meningkatkan pendapatan asli desa, BUMDes juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan adanya peluang kerja.
Sementara itu Anwar Sanusi, Sekjen Kemendesa PDTT (Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi) mengatakan besaran angka dana desa pada tahun akan ditingkatkan.
Pada tahun 2017 anggaran dana desa akan ditingkatkan menjadi Rp 60 triliun. Kemudian pada tahun 2018 akan meningkat lagi menjadi Rp 120 triliun.
“Presiden sudah berkomitmen tahun 2018 seluruh dana desa itu jumlahnya Rp 120 triliun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/refleksi-uu-desa_20161217_175955.jpg)