Wow! Anggaran Pengamanan untuk Pilwali Yogyakarta Telan Rp 2,1 Miliar
Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan pengamanan yang dilaksanakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kota Yogyakarta.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Ketertiban (Dintib) setempat menggolontorkan anggaran Rp 2,1 miliar untuk pengamanan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) tahun 2017.
Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan pengamanan yang dilaksanakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kota Yogyakarta selama tahapan Pilwali berlangsung.
Kepala Bidang (Kabid) Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Bimbingan Masyarakat (Binmas), Dintib Kota Yogyakarta, Sukamto menjelaskan, anggaran Rp 2,1 miliar ini untuk membiayai seluruh rangkaian kegiatan pengamanan tahapan Pilwali.
Hal ini, ditujukan untuk kebutuhan konsumsi maupun akomodasi korps Bhayangkara ini selama beberapa tahapan.
“Untuk saat ini, kami baru mengajukan anggaran dalam dua tahap. Yakni, tahap pertama mencapai Rp 104,3 juta dan tahap II Rp 447, 9 juta,” ujar Sukamto, kemarin.
Dia menjelaskan, anggaran tersebut, dipergunakan untuk pengamanan, kemudian launching tahapan Pilwali, pencalonan, penetapan, pengamanan kampanye, pengamanan kantor KPU dan Panwaslu, untuk penyelidikan dan penyidikan.
Sementara, untuk dana tahap kedua, pihaknya masih menunggu proses pencairan.
“Kemungkinan, pencairan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Sampai saat ini pengamanan sudah mulai terus,” tuturnya.
Adapun, sisa anggaran yang masih belum dipergunakan atau dicairkan adalah Rp 1,6 miliar.
Nantinya, dana tersebut dipergunakan untuk pengamanan calon Wali Kota hingga proses pemilihan pada tanggal 17 Februari 2017 mendatang.
“Kami berharap, pengamanan ini nantinya bisa maksimal dan menciptakan Pilkada yang aman,” jelasnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Kota Yogyakarta, AKBP Tommy Wibisono mengaku belum mengetahui secara persis penggunaan anggaran dan detil anggaran tersebut.
Meski demikian, pihaknya siap mengerahkan 1.800 personel dan jajarannya untuk mengamankan seluruh tahapan Pilkada.
“Dari jumlah seluruh personel ini, memang kebutuhan anggaran tidak bisa mengkover semuanya. Namun, kami siap untuk memberikan pengamanan maksimal,” jelas Tommy.
Dia menjelaskan, pihaknya sebagai bagian dari pengamanan hanya bisa menjalankan kerja yang maksimal.
Pihaknya pun saat ini sudah menjalankan pengamanan dan masuk ke tahapan kampanye.
Hal ini ditujukan untuk menjamin pelaksanaan Pilwali yang aman di Kota setempat. “Kami ingin Pilwali ini bisa lancar dan sukses,” ulasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/apbd_20151203_034438.jpg)