PSN Ngada Susul Perseden ke Babak Final Liga Nusantara 2016
Sejak awal laga, PSN Ngada langsung bermain dengan tempo cepat dengan mengandalkan kecepatan pemain depannya.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - PSN Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya mencetak sejarah dengan masuk ke babak final Liga Nusantara (Linus) 2016.
Melawan Blitar United di babak semifinal di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (6/12/2016) malam, anak asuh Kletus Marselinus Gabhe ini berhasil mengandaskan wakil dari Jawa Timur tersebut dengan skor 3-1.
Sejak awal laga, PSN Ngada langsung bermain dengan tempo cepat dengan mengandalkan kecepatan pemain depannya.
Memainkan umpan-umpan panjang, serangan yang dibangun oleh Oktavianus Wou Pone mampu membahayakan pertahanan Blitar United yang dikawal oleh Darsono.
Usaha dari anak-anak PSN Ngada untuk membuka gol akhirnya berbuah manis. Lewat skema serangan dari sayap, sang kapten, Oktavianus Wou Pone yang menerima umpan krosing langsung menendang bola ke arah gawang.
Bola yang meluncur keras ke arah gawang gagal diantisipasi kiper Blitar United, Arif Musafak. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan PSN Ngada.
Unggul 1-0 membuat pemain PSN Ngada terus meningkatkan serangan. Sayang, usaha untuk menambah gol tidak membuahkan hasil karena finishing touch yang kurang maksimal.
Terlalu asik menyerang, PSN Ngada malah kecolongan di menit-menit akhir pertandingan.
Melalui skema serangan balik, umpan terobosan pemain Blitar United mampu dimaksimalkan oleh Harmoko menjadi gol di menit ke-45.
Sebelum babak pertama usai, para pemain dari kedua tim terlibat kericuan sehingga pihak keamanan terpaksa harus masuk ke dalam lapangan.
Kericuhan berawal dari sikap tidak sportif pemain Blitar United, Darsono yang menginjak kaki Oktavianus Wau Pone.
Rekan- rekan Oktavianus dan official tim Ngada pun langsung mengejar pemain Blitar United. Untuk meredam emosi, petugas keamanan langsung masuk ke dalam lapangan.
Setelah berhasil diredam, wasit kemudian melanjutkan pertandingan. Skor imbang pun bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain terbuka. PSN Ngada yang mengandalkan kecepatan terus memainkan umpan-umpan panjang dari lini tengahnya.
Sementara Blitar United berusaha menembus pertahanan lawan dengan permaian umpan bola-bola pendek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sepakbola_20151029_135118.jpg)