Nelayan dan SAR Temukan Barang-barang 13 Polisi Bertebaran di Perairan Lingga
Para nelayan dan petugas pencari (SAR) menemukan benda-benda yang diduga milik para korban, yang berserakan di laut.
Kirim Dua Kapal
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Abdul Hamid mengatakan sudah menerjunkan dua kapal SAR dari Tanjungpinang untuk mencari para korban. Sebuah kapal SAR membawa 17 anggota dan kapal lainnya mengangkut 15 personel.
"Sekitar pukul 10.00, kami menerima informasi bahwa ada pesawat yang hilang kontak. Kami lalu menerjunkan anggota ke lokasi tersebut," ungkap Hamid. Tim SAR juga mendapat bantuan dari Satpolair yang menerjunkan 4 unit kapal.
TNI AL menerjunkan KRI Cucut untuk membantu proses pencarian korban."Tim SAR juga dibantu oleh nelayan. Merekalah yang menemukan barang-barang yang berceceran di laut," jelas Hamid.
Direktur Polisi Air Polda Kepri, Kombes Pol Teddy JS Marbun, menyebutkan sesuai manifest (daftar penumpang), ada 16 orang penumpang pesawat tersebut. Namun, ada tiga anggota polisi yang sudah turun di Pangkal Pinang.
Ketiga anggota polisi yang turun di Pangkal Pinang itu adalah Brigadir Sandoko, Brigadir Hendri L dan Bripda Angga. "Jadi, ada 13 anggota yang terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam," jelas Teddy. Ia memastikan tidak ada penumpang gelap yang ikut menumpang di pesawat tersebut. (tribunbatam/tribunnetwork/tim)