Kisah Perjalan Si Cantik Tata, Dari Putri Pantai Sukses Tembus Puteri Indonesia
Bakat modellingnya coba dikompetisikan melalui ajang Putri Pantai Tingkat Kabupaten
Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: Ikrob Didik Irawan
Persiapan itupun tidak sia-sia karena Tata berhasil memboyong predikat Putri Indonesia Persahabatan 2016.
"Semua berubah saat menerima slempang Putri Persahabatan. Saat menekuni karir modelling, biasanya saya dikenal hanya saat turun panggung. Namun sekarang saya jadi lebih dikenal banyak orang, bertemu orang-orang penting, menjadi juri Miss Bantul, jadi pemateri Dimas Diajeng dan melatih modelling," tutur anak kedua dari tiga bersaudara ini.
Belum Pulang
Kesibukan itulah yang memaksanya terus berada di tanah Jawa, untuk melakoni segudang aktivitasnya.
Bahkan setelah mengikuti ajang Putri Indonesia 2016 lalu, Tata mengaku belum sempat kembali ke kampung halamannya, Sorong.
Namun ia cukup beruntung memiliki keluarga yang sangat mendukung cita-citanya untuk berkiprah di dunia modelling.
Dengan pencapaiannya saat ini, Tata menyimpan mimpi untuk bisa menjadi seorang pramugari jika semua ambisi modellingnya sudah terpenuhi.
Menjadi pramugari, menurutnya merupakan profesi yang dapat memenuhi hobi travellingnya.
"Kalau jadi pramugari kan kemana pun gratis dan bisa ketemu orang-orang baru. Sejauh ini belum ada persiapan ke sana (menjadi pramugari-red), saya mau menyelesaikan kuliah dulu," ucap mahasiswa tingkat akhir ini. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lita-ayudiah-capriati-mawar-makatita_20161118_165311.jpg)