Mencicipi Kelezatan Lumpia Khas Yogya di Lumpia Sami Jaya
Selain di kawasan Malioboro, saat ini lumpia tersebut bisa di dapatkan di Jalan Mataram No.42, Kota Yogyakarta.
Penulis: Hamim Thohari | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lumpia, selama ini identik sebagai panganan khas Semarang. Sejatinya tidak hanya di ibu kota Jawa Tengah tersebut anda bisa menemukan lumpia, di Yogyakarta pun juga terdapat lumpia yang tidak kalah nikmat dibanding lumpia Semarang.
Salah satu lumpia di Yogyakarta yang begitu terkenal adalah lumpia Sami Jaya. Lumpia ini pertama kali dijajakan di kawasan jalan Malioboro, tepatnya di depan toko Sami Jaya (dekat Hotel Mutiara) sehingga dikenal dengan nama Lumpia Sami Jaya.

Warung Lumpia Sami Jaya
"Dulu yang pertama kali jualan lumpia adalah Ibu saya sejak 40 tahun yang lalu," ujar Nur Seto pemilik lumpia Sami Jaya.
Selain di kawasan Malioboro, saat ini lumpia tersebut bisa di dapatkan di Jalan Mataram No.42, Kota Yogyakarta.
Di Jalan Malioboro, lumpia ini dijual menggunakan gerobak sederhana di pinggir trotoar. Meski begitu lumpia Sami Jaya selalu ramai oleh pembeli.

Proses pembuatan lumpia
Dikatakan Seto, lumpia yang dijualnya adalah khas Yogyakarta dan berbeda dengan lumpia khas Semarang.
"Jika lumpia khas Semarang menggunakan rebung sabagai isianya, maka lumpia khas Yogya menggunakan bengkoang," ujarnya.
Selain bengkoang, isian lainnya yang digunakan adalah beberapa jenis sayur yakni tauge dan wortel serta ayam. Sedang untuk lumpia spesial ditambah telur puyuh.

Lumpia Sami Jaya
Sebelum dijadikan isian, sayuran, daging ayam, dan telur puyuh tersebut dimasak menggunakan bumbu-bumbu rahasia. Untuk manjaga kualitas rasa, kulit lumpianya pun dibuat sendiri.
Lumpia dibentuk sesaat sebelum digoreng. Dan setelah matang disajikan bersama acar, cabai lalap, dan topping yang terbuat dari bawang putih dan bengkoang yang dihaluskan.
Rasa lumpia Sami Jaya ini sangat khas. Kulitnya cukup crispy dan gurih. Isianya yang sebelumnya telah dimasak juga memiliki rasa yang gurih.
Yang membuatnya khas adalah topping campuran bawang putih dan bengkoang yang rasanya segar.
Karena rasanya yang mantap dan khas, lumpia Sami Jaya sering dijadikan oleh-oleh. Dikatakan Seto, jika dijadikan oleh-oleh sebaiknya lumpia digoreng setengah matang.

Lumpia Sami Jaya
"Lumpia ini bisa bertahan 24 jam, jika dibawa dalam kondisi setengah matang bisa digoreng hingga matang setelah sampai tujuan," lanjut Seto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lumpia1_20161108_155839.jpg)