Mantan Kapolsek Mantrijeron Minta Maaf

Ia diduga tidak netral dengan mengubah lirik lagu dalam agenda kampanye salah satu calon walikota.

Mantan Kapolsek Mantrijeron Minta Maaf
Polri netral. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kompol Totok Suwantoro mengutarakan permintaan maafnya atas kasus yang menimpa dirinya.

Ia diduga tidak netral dengan mengubah lirik lagu dalam agenda kampanye salah satu calon walikota.

Atas tindakannya, Kapolda DIY mencopot jabatannya sebagai Kapolsek Mantrijeron, dan saat ini jabatan tersebut diemban oleh Kompol Agus Setiabudi.

Kompol Totok menekankan bahwa apa yang ia lakukan tanpa adanya unsur kesengajaan. Iapun menyesali apa yang sudah terjadi.

Permintaan maafnya ditujukan ke pimpinan dan institusi Polri serta kepada kedua paslon, panswaslu dan seluruh masyarakat Yogyakarta.

"Itu tidak ada unsur sengaja, dan hanya nyanyi saja. Semoga pimpinan menerima permohonan maaf saya," ungkapnya.

"Itu benar-benar tak ada unsur kesengajaan" tekannya sekali lagi.

Totok mengaku dia adalah seorang polisi yang netral, tidak mendukung salah satu paslon. Bahkan KTP-nya bukan Yogyakarta.

"Saya tidak ada niat untuk mendukung salah satu calon, apalagi mengarahkan. Saya hadir di acara itu juga untuk melakukan pengamanan," jelasnya.

Totok memaparkan selama ini ia sudah bekerja untuk menjalankan tugas polri, yakni memberikan jaminan keamanan.

Belum lama ini, dirinya menggelar deklarasi dengan mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, masyarakat dan pelajar di wilayah Mantrijeron untuk memerangi narkoba, miras, tawuran dan vandalisme. (*)

Penulis: nto
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved