Cuaca Ekstrim Pohon di Jalan Pemuda Roboh Timpa Mobil

Akibat angin kencang, sebuah pohon perindang di jalur protokol; Jalan Pemuda tumbang dan menimpa mobil yang diparkir di dekatnya.

Penulis: ang | Editor: oda
tribunjogja/angga purnama
Petugas BPBD Klaten mengangkat pohon tumbang di Jalan Pemuda, Selasa (8/11) sore. Cuaca ekstrim angin kencang itu, mengakibatkan robohnya pohon di sejumlah wilayah di Klaten. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Klaten, Selasa (8/11/2016).

Akibat angin kencang, sebuah pohon perindang di jalur protokol; Jalan Pemuda tumbang dan menimpa mobil yang diparkir di dekatnya.

Informasi yang dihimpun Tribun Jogja, hujan deras terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan terjadi merata di wilayah perkotaan.

Hujan tersebut disertai angin cukup kencang dan terjadi beberapa lama.

Sebuah pohon perindang yang ada di atas median di Jalan Pemuda tepatnya di depan kompleks pertokoan, tiba-tiba ambruk menimpah sebuah mobil Honda CRV H 7706 SH tepat di atas kabin depan mobil.

Akibatnya bagian kiri mobil mengalami kerusakan parah.

Ambruknya pohon setinggi sekitar lima meter dengan diameter batang sekitar 50 sentimeter tersebut juga membuat kabel listrik tertarik dahan.

Kondisi tersebut membuat kabel yang masih dialiri listri PLN itu terjuntai di tengah jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten dan Bidang Pertamanan dan Kebersihan DPU ESDM Klaten yang tiba di lokasi segera melakukan pengangkatan batang pohon perindang itu.

Sementara petugas Sat Lantas Polres Klaten segera menutup jalur protokol tersebut dan mengalihkan arus kendaraan ke jalur-jalur alternatif.

Butuh waktu lama untuk memindahkan batang pohon tersebut. Petugas sempat kesulitan memotong batang pohon tersebut lantaran posisinya yang menimpa atap mobil.

Bahkan petugas harus mengangkat batang dengan lengan kendaraan skylift atau mobil tangga DPU ESDM.

Proses pemindahan mobil dan batang pohon tersebut membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Seorang petugas parkir di lokasi kejadian, Tarmin mengatakan robohnya pohon perindang tersebut terjadi sesaat setelah terjadinya angin kencang.

Beruntung saat itu kondisi lalulintas sedang sepi lantaran hujan deras yang tiba-tiba turun.

“Sebelumnya lalulintas ramai seperti biasanya karena di jam pulang kerja. Tiba-tiba hujan deras, banyak yang menepi, sehingga saat kejadian tidak ada yang melintas,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved