Aksi Teror Bom dan Penembakan Terjadi di Swedia

Empat orang terluka, termasuk satu kritis, akibat sebuah serangan teror di Malmo, kota Swedia selatan.

Daily Mirror/Getty
Polisi Swedia mengamankan lokasi penembakan di Malmo, kota di bagian selatan negara itu setelah penembakan yang melukai empat orang pada Minggu (25/9/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM - Empat orang terluka, termasuk satu kritis, akibat sebuah serangan teror di Malmo, kota Swedia selatan.

Kantor berita Agence France-Presse (AFP), Senin (26/9/2016), melaporkan, penembakan terjadi pukul 15.00 waktu setempat, oleh orang-orang bersenjata yang mengendarai skuter.

Insiden itu terjadi di sebuah jalan di Distrik Fosie, bagian selatan Malmo, dan menyebabkan empat orang terluka, termasuk satu korban kritis.

Media Inggris, Daily Mirror, menambahkan, penembakan terjadi sebelum pukul 19.00 wakatu setempat. Warga semakin khawatir akan meningkatnya teror.

Sebab, sebelum insiden di Malmo, sebuah ledakan bom juga mengguncang Heleneholm, daerah pinggiran Malmo, Minggu (25/9/2016) sebelum pukul 21.00.

Petugas penjinak bom dan personel keamanan dikerahkan ke lokasi kejadian, namun ledakan itu tidak menimbukan korban.

Terkait dengan penembakan di Fosie, polisi dan warga telah mengevakuasi seorang korban yang terluka akibat serangan itu ke sebuah rumah sakit terdekat.

"Tiga orang lain mengambil inisiatif sendiri pergi ke rumah sakit,” kata pernyataan polisi seperti dilaporkan AFP.

Menurut saksi mata kepada harian SydSvenskan, warga setempat menggunakan kendaraan pribadi mereka untuk mengangkut satu korban kritis ke instalasi darurat di rumah sakit setempat.

"Para penyerang telah melarikan diri dengan skuter. Penyelidikan atas usaha pembunuhan itu sedang dilakukan. Belum ada tersangka yang berhasil diamankan,” kata polisi.

Sejumlah saksi mata kepada media Swedia mengatakan, empat korban berada dalam satu mobil. Mereka dikejar oleh dua orang yang mengenderai skuter.

Mobil kemudian menyeruduk sebuah pohon di tepi jalan. Tidak lama kemudian datang pengendara skuter dan memberondongkan tembakan ke mobil tersebut.

Para penyerang tidak dapat diidentifikasi segera karena wajah mereka tertutup topeng dan mereka menembak sekitar 20 kali kepada korban.

"Mereka menembak dengan senjata otomatis," kata seorang saksi mata. Salah satu korban dipukul di kepala hingga kritis.

Swedia merupakan negara yang damai, aman, dan dengan tingkat kejahatan rendah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved