Buah Bibir

Vera Enjoy Jualan Online

Selama lima tahun berjualan offline dengan menempati sebuah booth, Vera akhirnya memberanikan diri menjalani bisnisnya secara online.

Penulis: Gaya Lufityanti | Editor: oda
tribunjogja/dwi nourma handito
Indah Novera 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sukses merintis bisnis Dapur Risoles Jogja selama enam tahun, kini Indah Novera mengaku lebih enjoy untuk berjualan risoles secara online. Selain lebih efisien, berjualan secara online juga mendekatkannya dengan pembeli.

Pada awal merintis bisnis kuliner, Vera, sapaan akrabnya, menjual risolesnya di Foodcourt Swalayan Progo. Selama lima tahun berjualan offline dengan menempati sebuah booth, Vera akhirnya memberanikan diri menjalani bisnisnya secara online.

”Online ini sangat efektif, karena tak perlu lagi sewa booth maupun memperkerjakan karyawan untuk standby di booth,” ujar wanita kelahiran Cilacap, 3 November 1980 ini.

Naiknya harga sewa booth ditambah gaji karyawan dan harga bahan baku yang semakin mahal memaksanya untuk memangkas biaya produksi dengan cara berjualan online. Vera tidak mau menurunkan kualitas produknya dengan menggunakan bahan baku yang murah.

Karena selama ini Vera ingin konsisten dengan produk risoles mayo premium lengkap dengan smoke beef dan keju di dalamnya.
Mengubah pola berjualan yang semula offline menjadi online, menurutnya tidak terlalu sulit.

Karena selama ini pelanggan banyak dan ia mengantongi data-data pelanggannya. Sehingga Vera hanya tinggal memberitahukan ke pelanggannya bahwa bisnisnya sekarang ini bisa diakses melalui online.

Namun berjualan secara online juga menuntutnya untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan. Terlebih Vera sendiri yang berperan sebagai admin bisnisnya.

Hal ini dirasakannya sangat berbeda sewaktu berjualan offline, dimana karyawan lah yang menghadapi pembeli secara langsung.
Seringkali pembeli menanyakan komposisi produk yang dijualnya.

Tidak jarang pula ada pembeli yang mengkritik produknya dan membandingkan dengan brand lain.

”Dulu karyawan memang saya suruh untuk bersabar dalam menghadapi pembeli, tidak boleh terpancing emosinya, dan harus menjelaskan dengan baik-baik,” paparnya. Namun kini, berjualan online justru mampu mendekatkannya dengan konsumen.

Dengan berjualan online, Vera juga mengaku lebih bisa menekan biaya operasional dan bisa memberikan pelayanan lebih pad pembelinya. Misalnya, sewa booth sekarang bisa dialihkan dengan memberikan bonus pada pelanggan.

Hal ini tentu tidak bisa dilakukannya dulu, mengingat kebutuhan operasional yang tinggi saat itu.

Dalam sehari, Vera mengaku mampu menjual hingga 400 buah risoles, dan angka tersebut bertambah saat weekend dan liburan. Berkat berjualan online, penjualan risolesnya pun mampu meningkat 30 persen.

Berkat pengalaman yang diperolehnya selama ini, Vera mampu membawa produknya hingga ke luar kota, misalnya Jakarta, Bandung dan Bekasi.

Ia lebih memilih mengirim produknya ke kota yang dilewati jalur travel, dan tidak menggunakan ekspedisi cargo pesawat. Hal ini dikarenakan produknya tanpa bahan pengawet dan hanya mampu bertahan hingga 1,5 hari.

”Kalaupun ada yang beli untuk oleh-oleh ke luar Jawa, pelanggan membawa risolesnya sendiri saat mudik ke kampung halaman,” imbuh alumnus STIE Kerjasama ini. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved